Yasu Date

Joined: April 12th, 2018, 11:03 pm

April 13th, 2018, 3:10 am #1

MAHASISWA


Nama: Yasu

Nama keluarga: Date

Tempat & Tanggal lahir: Bangkok, 15 September 1998

Umur: 20 tahun

Gender: Laki-laki

Kewarganegaraan: Toshi Haku

Jurusan/Kelas: Fakultas Musik/Tingkat II

Deskripsi karakter:
  • Kurus, tinggi, ceking, mirip stik berjalan. Bukan karena malas makan, tapi memang metabolisme tubuhnya yang membuat fisik Yasu seperti ini. Mau makan sebanyak apa pun, tubuhnya akan tetap kurus.
  • Kulit putih rada pucat. Rambut suka dicat warna pirang muda / ash brown. Gemar memakai kacamata walau mata tidak minus dan kadang kacamatanya sendiri suka dibawa sampai tidur. Suka pakaian yang rada gombrang (kemeja atau kaos) dengan padanan fitted jeans.
  • Hobi busking (bahasa keren dari ngamen) di area central park atau manggung di kafe-kafe area Edison Blv. Mengcompose lagu sendiri atau mengaransemen ulang lagu-lagu yang sedang populer dan menguploadnya ke soundcloud. Jalan-jalan sendirian tanpa arah.
  • Suka sekali dengan gitarnya, karena benda yang satu itu yang selalu menemaninya tiap kali manggung atau mengcompose lagu. Penggemar susu cokelat, awalnya berharap rasa manis dan kalori dari si cokelat bisa membuatnya gemuk walau setelah terbukti tidak berhasil, Yasu sudah kadung menyukai kebiasaannya menyeruputu susu cokelat sehari sekali. Suka mojok di tempat-tempat sepi melakukan hal-hal yang hanya dirinya dan dewa yang tahu.
  • Tidak suka kalau momen sendirinya diganggu. Jadi kalau Yasu sedang mojok tanpa diketahui ke mana itu pertanda ybs memang sedang tidak ingin ditemukan. Benci diusilin; baik dilakukan oleh orang yang sangat dekat dengannya atau yang tidak kenal sama sekali. Paling malas pergi ke gym karena dalam bayangan Yasu ia serasa akan dihimpit dan patah diantara bodi-bodi berotot.
  • Hal khusus? Punya indera ke-6.
Tinggi/Berat: 182/65

Sifat:
  • Pemuda cuek dengan rasa dry humor yang memandang kehidupan rada sinis. Punya keinginan yang aneh di saat yang tidak diduga, hanya karena ybs ingin melakukannya (dan harus dilakukannya). Tipikal manusia yang march to his ownbeat. Walau tampak damai dan tidak ofensif kepada orang-orang di sekitarnya, Yasu tidak ragu mengkonfrontasi orang-orang yang mengganggu ketenangan. Tidak peduli dengan fisiknya yang (tampak) ringkih, ia akan melawan 100%.
  • Kelebihan: Kepala dingin, tidak mudah terprovokasi, kreatif
  • Kekurangan: susah ditebak, cuek, bukan tipikal ramah.
Status/orientasi: Single

Visualisasi: Park Jae Hyung / Jae Day6

Link menuju galeri/website visualisasi:
Jae Day6

Latar belakang singkat:
Bungsu dari dua bersaudara yang sebenarnya tidak ada hubungan darah sama sekali. Keduanya bertemu karena, sebut saja, takdir. Tanggal lahirnya sekarang bukanlah tanggal lahir sesungguhnya, melainkan tanggal dan tempat di mana Yasu pertama kali dengan kakak sulungnya yaitu Bangkok, 15 September. Tahun kelahirannya sendiri dikira-kira oleh sang kakak mengingat Yasu kecil saat itu (mungkin umur 2 atau 3 tahun) tidak bisa memberikan informasi yang jelas tentang nama dan latar belakangnya. Nama Yasu sendiri diberi oleh kakaknya saat ybs memutuskan untuk membawa dan mengangkat Yasu sebagai adiknya.


RP Regis:

Bugh.

"Hei kau. BERHENTI!"

Sungguh. Dia ini seorang anak damai yang tidak mau mencari masalah. Tapi kenapa masalah selalu mendatanginya.

Yasu menolehkan kepalanya pada orang yang baru menyuruhnya berhenti. Iya, dia tahu yang di sana menyuruhnya berhenti karena dirinyalah yang baru saja bersinggungan pundak dengan pemilik wajah yang bisa dipastikan adalah tipikal preman pasar lokal yang mudah ditemukan sekitar Stern St. Market.

Wajah garang (yang seharusnya membuat takut banyak orang itu) tengah mengerutkan seluruh otot-otot wajahnya agar tampak sangar dan marah.

Kenapa marah?

"Hei kau, ayo minta maaf padaku!"

.....................yang benar saja.

"Jangan pura-pura bego. Kau tadi menubruk bahuku. Sakit tahu! Ayo minta maaf. Sekalian bayar biaya pengobatan bahuku!"

Dia tidak salah dengar kan barusan ini?

Memang bahu mereka bertubrukan. Tapi tubrukannya sendiri hanya tubrukan ringan yang jelas-jelas tidak akan melukai siapa pun. Bahkan tidak melukai dirinya yang jelas-jelas secara penampilan lebih ringkih dari bodi si wajah sangar yang jauh lebih besar dan berotot darinya.

Yasu memperhatikan saat beberapa orang mulai berkumpul dekat si wajah sangar. Kumpulan yang (ia hitung sejauh ini ada 4 orang) bisa ia pastikan sebagai teman dari orang itu. Kakinya tidak memiliki intensi untuk beranjak lari saat kelimanya mulai melemaskan buku jari masing-masing yang menjadi pertanda ke mana semua ini akan berakhir.

Astaga, hanya ingin memalak 1 orang seperti dirinya ini butuh 5 orang untuk melakukannya?

Menghela nafasnya, "Kalian memilih orang yang salah." Yasu perlahan melemaskan buku jarinya juga. Ia jelas kalah jumlah, tapi opsi kabur sama sekali tidak ada di dalam kepalanya. Minimal 2 dari 5 orang yang ada bisa ia hajar kepalanya sampai bocor.

Sisa 3 lagi?

--mungkin akan jadi urusan kakaknya saat yang di sana tahu ia pulang babak belur nanti.

Jelas, mereka semua sudah memilih orang yang salah untuk dicari gara-gara.
Like
Share