Udah Laper, Neh!

Galaxy Silver
Honored Member
Galaxy Silver
Honored Member
Joined: January 15th, 2011, 4:15 pm

January 23rd, 2011, 8:50 am #1

Fanfic abal!

Title: Udah Laper, Neh!
Format Summary: Naruto udah laper duluan, padahal belon azan! Gimana doooonkk?
Disclaimer: Kishimoto Masashi
Fandom/Rating/Genre/: Naruto/K+/Humor
Ringkasan: "Aha!" Naruto menjentikkan jarinya. Kemudian ia segera mengambil gagang telepon yang entah kenapa bukannya terpasang di teleponnya, benda itu malah ada didalam bak mandi yang tidak ada airnya. <-- ringkasan apaan nih?
Chara: Naruto(/Hidan)


Udah Laper, Neh! (joedoel yang aneh DX)

A Naruto fanfic

Genre: Humor gitu deh

Rate: K

PERINGATAN: GAJE, ABAL, SUPER OOC PLUS PLUS(?), DE EL EL

One-shot gaje super
(eh, terbalik ea?)

Summary: Naruto udah laper duluan, padahal belon azan! Gimana doooonkk? One-shot gaje. Humor garing.

SPESIAL RAMADHAN! (telat donk!)


Mafico Itachi
Disuatu apartemen di Konoha, pukul 16:23 …

Mungkin sekarang sebagian pemuda Konoha sedang ngabuburit sambil menunggu buka puasa tiba.

Seorang bocah bernama Uzumaki Naruto sedang mendengarkan radio diapartemennya. Sekarang si radio(?) sedang menyetel lagu 'Keong Racun' yang lagi tenar-tenarnya.

"Dasar kau, Keong Racun, baru kenal udah ngajak tidur! Ngomong ga sopan santun, kamu aggap aku ayam kampung!..."

Naruto melanjutkan, "Kau rayu diriku kau goda diriku kau colek diriku~…" padahal harusnya yang nyanyiin Sakura kali ye…

GROOOOO … . GROOOO … .(?)

Tiba-tiba perut Naruto berbunyi. Naruto memegangi perutnya.

"Aduuuhhh…udah laper euy! Padahal baru jam empat…" ucap Naruto pelan gara-gara kehabisan tenaga sebelum waktunya(?). Maklum tadi pagi dia nggak sahur saking ramenya nonton film Eclipse yang dia setel di DVD-nya.

Jiiaahhh! Bulan Ramadhan bukannya tadarus malah nonton film yang iya-iya!

GROOOO … . GROOOO … . Suara perut Naruto semakin menjadi-jadi. Bahkan lagu Keong Racun yang sedang dilantunkan(?) Sang Radio aja kalah. Bahkan (lagi) suaranya berubah jadi seperti suara serigala yang sedang mengaum(?).

"Hadooooo! Lapeeeeerrr!" keluh Naruto sambil membantingkan dirinya sendiri keatas ranjang kumelnya. Wajar Author bilang kumel, 'wong pas dia masih kecil suka ngompol disitu, dan karena saat itu Kushina sudah meninggal, Naruto tidak bisa mencucinya sendiri. Jadilah sampai sekarang kasur bau pesing itu belum dicuci. Kasurnya maupun sepreinya.

Hiiiii! Joroks!

"Ya, para pemirsa! Di radio Konoha Akatsuki Pret anda bisa titip salam dan rekues lagu! Silakan yang mau rekues lagu telepon: (098)7654321! Atau SMS: 081234567890!"

"Aha!" Naruto menjentikkan jarinya. Kemudian ia segera mengambil gagang telepon yang entah kenapa bukannya terpasang di teleponnya, benda itu malah ada didalam bak mandi yang tidak ada airnya.

Ooh! Ternyata Naruto memang menaruhnya disana karena minggu kemarin ia menelepon Hinata sambil mandi busa (padahal bukan orang kaya dia XD). Ia ingin mengajak Hinata keluar rumah dan menurut pendengaran Naruto, diseberang sana terdengar suara "GABRUK!" yang setelah diteliti menggunakan stetoskop(?) suara barusan adalah suara Hinata yang pingsan sambil ber-ayan-ria plus mimisan.

Padahal yang dimaksud Naruto keluar rumah untuk mengecek apa gempa di Sukabumi sampai ke Konoha?

Ya jelas nggak lah, Narutodoooooobe!

TET TOT TIT TAT TUT TETETETETETETETETETETET! Naruto dengan sadisnya(?) menekan tombol teleponnya.

"Halo? Disini stasiun radio Konoha Akatsuki Pret," seseorang diseberang telepon menjawab dengan sangat sopan. Kalau kita pindahkan kamera POV jadi kedalam gedong stasiun radio Konoha Akatsuki Pret, dapat dilihat kalau yang menjawab telepon Naruto adalah sosok manusia berambut putih kayak orang tua *disambit* dengan gel yang berlebih dan ia memakai kalung lingkaran dengan segitiga terbalik didalamnya.

Oke. Kamera POV sedang dalam perjalanan menuju apartemennya Naruto.

"Bang, gue mau rekues—"

"Bang bang! Emang gue tukang baso heh?" dikit-dikit emosi membukit.

"Oh ya ampun Bang- eh maksudnya Pak, ini bulan Ramadhan jadi—"

"PAK PAK! Emang gue bapak lo?" BENTAK ORANG DISEBERANG. Eh maaf Readers, capslocknya kepencet!

"Ampuuuunnn… Mas! Saya cuma mau rekues lagu aja kok marah-marah seh, ni lagi bulan Ramadhan Mas," ujar Naruto takut-takut ayam(?).

"Yawdah, ade' mo rekues lagu apa?"

'Dek dek! Emang gue adek lo ape!' rasanya Naruto mau teriak seperti itu, tetapi diurungkan niatnya, karena ia terlalu takut dengan mas mas yang ada diseberang.

"Ni 'kan belon jam genep alias enam a.k.a. six, jadi saya mau rekues lagu…" Naruto memberi jeda.

"Rekues lagu apa de'?" tanya orang diseberang.

GROOOO … .GROOOO … . Suara perut Naruto semakin terdengar. Orang dari stasiun radio Konoha Akatsuki Pret itu tertawa kecil. Takut kalo gede malah dimarahin sama Naruto, jadi nantinya dia malah gak jadi rekues lagu!

"Aduuuu … sabar ya perut, gue juga udah laper," seperti kata pepatah, "Like a stomach like a mouth", perkataan Naruto mengikuti perasaan perutnya sekarang (emang ada pepatah kayak gitu?).

"Hahahaha! Haha … Gi-gimana de'? M-mau rekues lagu apa? Ukhfufufuf …," tanya orang diseberang telepon tadi. Tentunya setelah dia menahan tawanya yang hampir menggelegar tadi.

"Uuuuhh! Mas jangan ketawaaaaa!" bentak Naruto sebel.

"I-iya deh ... ahahah … Lagu apa nih jadinya?"

Naruto memantapkan nyali(?), "Saya mau rekues…"

"Rekueeeeesss?"

"Rekues …"

"Rekueeeeesss?"

"Rekues …"

"Rekueeeeesss?"

"Mas jangan bilang rekues rekues mulu, donk! Saya jadi gak bisa konsenterasi neh!" Naruto jadi sebel.

"Hahahah, emang ade' mau masak ea?"

Naruto angkat alis, "Ha? Masak? Siapa?"

"Ade' lah! 'Kan tadi ade' bilang, "Saya jadi gak bisa konsenterasi neh!" getoo…"

GUBRAK!

"Saya gak bisa masak Mas," ucap Naruto pelan tapi agak kurang pasti juga.

GROOOO … . GROOOO … .

"Ukh, lapeeeeeeerrr!"

"Apa? Ade' mau rekues lagu 'Laper'? Ga ada Maassss…" kata orang tadi.

GUBRAK! (again)

"SERIOS NEEHHH! DUARIOS MALAH! GUE UDAH LAPER TAOOKKK!" tereak Naruto sampai terdengar keseluruh Konoha. Shikamaru yang sedang tidur pun mendadak bangun. Sasuke yang sedang menyisir rambut pantat ayamnya kebawah biar nggak nancep dibantal lagi psa tidur, rambutnya balik keatas saking kagetnya, jadi kayak pantat ayam habis kesetrum. Pein dan Jiraiya yang sedang mengintip cewek mandi (lagi puasa Paaakkk!) terjatuh dari pohon didekat pemandian, sehingga cewek-cewek disana—termasuk Tsunade—pun langsung menggebuki mereka. Sakura yang sedang memakai lipstik untuk persiapan bubar (buka bareng) ama Sasuke jadi coreng-moreng mukanya saking kagetnya mendengar teriakan Naruto. Itachi yang sedang bolos kerja di stasiun radio Konoha Akatsuki Pret dan sekarang sedang mengolesi krim anti keriput 'Olaei' yang dapat melawan seribu tanda penuaan '(O_o) jadi belepotan mukanya gara-gara jantungan mendengar jeritan(?) Naruto. Maklum kakek perkasa *di-Amaterasu*.

"Eaeaea deh, Mas Hidan bakalan serius. Sok atuh rek nga-rekues lagu naon?" kata orang diseberang yang ternyata bernama Hidan tersebut sok ngesunda.

"Aku mau rekues …"

Jeda.

"…. rekues azan Maghrib! Gue udah laper, neh!"

GUBRAK!
Mafico Itachi

THE END(?)

Anoo... buat simbol "â€" (pokoknya simbol aneh gitudeh!) tu maksudnya titik tiga ya... entah kenapa malah jadi kayak gitu.

"I've met them."

Quote
Like
Share

Deleted User
Deleted User

August 29th, 2011, 6:37 am #2

wkwkwkwk *ngakakgegulingandulubarurepiu*

apa-apaan dah tuh Naruto? udah rekuesnya lama karena kebanyakan mikir, eh tak taunya rekeues azan maghrib..ckckckck
Hidan juga geje sangat jadi pembawa radio.. o_O

ide ceritanya saya suka apalagi kegejeannya hihihihi
*ditimpuk*

share lagi yak..! ganbatte
Quote
Share