Bicarakan tentang Fanfiction secara general di sini.
Nana The GreenSparkle
Intermediate Member
Nana The GreenSparkle
Intermediate Member
Joined: September 26th, 2011, 9:33 am

November 4th, 2011, 3:44 am #11

Kalo Nana sich...

nggak cuma satu tapi, banyak review yang bikin ngakak sendiri, karena Nana masih kurang dalam menulis roman jadi banyak yang nanya "romancenya mana?" ato "kok chara ini nggak muncul?" hehehehe jujur itu bikin Nana cengar-cengir *karena rasa bersalah* mo bikin romance malah fokusnya di humor, mo bikin penasaran sama satu chara, malah jadi susah munculinnya.....

yah, tapi harus diakui, tanpa review-review itu Nana nggak mungkin berkembang dalam menulis fic
When God opened the window of heaven, He ask me "Nana, what's your wish for this day?"
Nana said "Lord, Please take care who are reading this Signature."





FFn NANA

Junita.green89@gmail.com
Quote
Like
Share

Ann-chAn
Honored Member
Ann-chAn
Honored Member
Joined: September 5th, 2010, 1:47 pm

November 4th, 2011, 7:08 am #12

Saya juga mau pamer beberapa review dong~
[+] spoiler
I loved it. Really cute with the omake :). BTW I used a translator, I really wanted to read it because of the summary hehe

-smiles sheepishly-
Ini pertama kalinya, dan mungkin satu-satunya, ada orang luar yang bela-belain pake translator buat baca fic saya. Makanya sampe sekarang saya lebih suka bikin summary pake English, biar orang luar juga mau nyoba baca
[+] spoiler
if ur gonna stop, im gonna muuder u x0
Ehehe, ini bikin saya cengar-cengir karena merasa bersalah. Fanfic saya ini memang discontinued, dan ada orang yang sampe bilang kayak gitu... Rasanya bersalah banget >.<
[+] spoiler
HALO ANNA-CHAN~! Masih ingat dengan fuu yang nista ini? Hm? Hm? HM? #ditabok

huwaaaaa, sudah lama saya gak berkeliaran di profile Anna-chan~ #lomauripiuatoapasih?

E-ehm, baiklah,

Pertama, SAYA BENER-BENER GAK NGERTI.

serius, saya baru ngerti setelah baca kedua kali. Mungkin karena timeline-nya yang sering berubah kali, ya? #alahngakuajakaluIQlogacukup

tapi, yang saya gak ngerti, kenapa toh jack bisa bunuh si alice? Dia sadist ato...?

Tapi, suspense-nya kerasa banget... Anna-chan kayaknya cocok deh genre kayak gini...

Well, sampai disini ripiu saya!

Adios~!

*digebuk
Saya suka karena akhirnya ada yang merasa bingung baca fic saya itu #dor. Dan kata-katanya bikin saya pengen bikin genre Suspense lagi... sampe sekarang belum terpenuhi sih
[+] spoiler
Halo Ann-ChAn~!

Hmm... reviewer lainnya bilang ada satu typo (tpi saya heran ng disebut di mana?) yaitu tulisan 'oaling' yg seharusnya 'paling'. Perbaiki aja say, supaya fic ini semakin mantap.

Kesan saya sangat takjub dengan fic ini. Dengan jumlah prompt terbanyak kamu bisa memenuhi semuanya. Super! Belum lagi saya sebagai pembaca yang objektif dan kurang tau tentang fandom Pandora Hearts ini bisa terbawa suasana fic-nya. (;-;)/ damn... terharu juga... xD Permainan emosinya dalam tulisan ini sangat bagus.

Semangat menulis terus ya! You got talent! xD

~ TheSilverFrenzy (Frenzi99)
Udah lama menanti review dari sang challenger, akhirnya beliau datang membawa review yang sangat manis ini Semangat saya untuk menulis benar-benar tersulut tiap kali baca review ini. Thanks a lot, Frenzi!
[+] spoiler
OAO

Rasanya speechless ngeliat Vaan yang masih bocah itu nampak begitu intim dengan Ashe. Halo Ann, ini first-try ku membaca VaanAshe, dan waaw, aku tersedot ke dalamnya XD

Diksi dan deskripsi kamu bagus banget loh. Lengkap dan ga terlalu kurang atau dipaksakan. Aku rasa ini udah porsi cukup untuk satu challenge? (btw ap pendapat ank2 infantrumnya?) Terlalu, fic seindah ini kok bisa cuma baru dua yg ngomen? (tiga ma punyaku)

"Malam di Jahara, langit terang tak terkira. Tak sedikit pun ternoda oleh awan, membiarkan sinar rembulan memenuhi suasana hening. Rembulan yang terpantul di permukaan air sungai bak kristal menjadi saksi kebimbangan sepasang insan manusia."

Aku suka line di atas. Tapi pake kata 'insan' menambah kesan klo mereka itu dua sejoli XD loh, awkakwkaw. beraaaaaat rasanya sebagai shipper BalAshe membaca ini. Tapi, susunan kata2 sastra kamu bagus banget.

"Perempuan itu – garis wajahnya tegas dan penuh wibawa, namun iris birunya memancarkan keteguhan yang menyedihkan – menatap nanar pemuda di hadapannya. Baginya, pemuda itu hanya anak kecil, tidak tahu manis-pahitnya hidup. Terlebih hidup-nya. Tapi di saat bersamaan, pembawaannya yang santai dan cenderung polos itulah yang membuatnya iri."

Kutipan di atas juga cantik. Sampe sebelum baca ini aku bertanya2 Iris apaan y? dewi mesir? awkakwkaw. terus nanar apaan y? Aku emang ngerasa banget tuh klo Ashe melihat Vaan seperti itu. Tapi Vaan juga yng nyelametin Ashe pas di pengaruhi Occultia yg berubah wujud jadi Rasler. Jadi yeah, aku yakin pandangan Ashe pasti berubah setelah itu

Nulis lagi y Ann. Meskipun aku ga ngikutin semua fandom Ann, tapi klo di fandom ini pasti akan aku baca ;D

-SHFB, orang mengaku2 bernama Bunansa-
Uwaaahh, seneng banget dapet review macam ini di fandom sepi pembaca bahasa Indonesia! Dan membuat seorang yang OTP.nya beda dari pairing dalam fic ini mengakui kecocokannya, itu suatu kebanggaan tersendiri.

Sebetulnya ada satu lagi. Review pertama saya di ffn. Dari... ngg, saya lupa, tapi yang pasti penghuni Pandora Heats senior. Review pertama yang begitu indah dan membuat saya makin semangat buat terus menekuni dunia per-fanfiksi-an. Sayang, fic itu udah saya hapus karena berupa songfic...

Tapi sebetulnya, semua review itu sudah bikin saya senyum~
Ini beberapa dari orific saya.
[+] spoiler
[+] spoiler
either you are an only child and can't fathom how revolting this is, or you are just seriously sick, and need help.
Yak, benar. Flame. Flame pertama saya. Pertama kali baca ini, rasanya panas-dingin. Tapi trus ada balasan...
[+] spoiler
This is sweet. Some of us are able to distinguish real life from fiction and know what's fun in fiction isn't in real life. I enjoy reading incest fic, but of course I don't encourage it in real life.

Anyway, write what you enjoy no matter what anyone says.
WOW. Saya dibelain, sama seseorang entah siapa. Satu lawan satu, kebaikan jelas menang. Saya sekarang udah nggak pernah menganggap penting flame itu lagi.
Someday, somewhere, anytime, in any place--
--in the night of all the angels
Take me to the nowhere land
nowhere - FictionJunction YUUKA
Horeee, saya sudah sesuai peraturan!
Quote
Like
Share

Sanich Iyonni
Honored Member
Sanich Iyonni
Honored Member
Joined: June 1st, 2009, 8:09 am

November 5th, 2011, 10:27 am #13

@aicchan-san, Ambu-san, Niero-san

.............................masa sih review saya menjadi salah satu yang tak terlupakan bagi Anda bertiga? Ya ampun saya gak nyangka. Dan gak tahu mau ngomong apa. Tapi saya seneng banget kalo review saya berkenan :') Makasih banyaaaak~

.
Niero-san wrote: Review dari Sanich itu bisa dikatakan selalu berisi.
Menulis tidak mudah, tapi dengan review semacam itu mungkin bisa dikatakan tulisan yang dibuat itu berhasil.
..............................................well, sejak tahun 2009 kayaknya saya memang berusaha nulis review yang rada berisi, setelah sebelumnya cuma pendek-pendek ga jelas. Tapi beneran deh, tulisan yang ditulis dengan hati itu pasti selalu tersampaikan kok~ Dan me-review tulisan yang kayak gitu juga menyenangkan jadinya XD
Makasih udah berkenan dengan review saya

.

.

Setelah melihat-lihat profil lagi, ternyata ada satu page review yang semuanya heartwarming dan bikin terharu~

Page Review untuk fanfic "Enlevement"

dan

Page Review untuk fanfic "The Coheir".

Semua reviewnya amat berkesan dan tak terlupakan :">

Sebenarnya, yang paling nggak terlupakan adalah review dari orang yang fanfic tersebut kita persembahkan untuknya. XD

Sekalian deh di sini saya mau ngucapin terima kasih sama orang-orang yang pernah saya persembahkan fanfic dan telah me-review-nya dengan review hangat yang bikin tersenyum senang......... thanks to amel-san, Eila, Oliv, Ardhan-san, sylvirin, aicchan-san, faria-san, Sekar, dan Yukitarina-san~!
Mohon patuhi peraturan Infantrum demi kenyamanan kita bersama.
Quote
Like
Share

aicchan
Honored Member
aicchan
Honored Member
Joined: January 30th, 2009, 4:05 am

November 5th, 2011, 2:49 pm #14

Saya ga becanda kok waktu bilang kalo review dari Sanich-san di setiap fic saya itu pasti berkesan. Rasanya apa ya... Pokoknya tiap baca review dari Sanich-san, saya yang mikirnya gini, "Ya Tuhan, ada yang mengapresiasi karya saya sampai segininya." Antara seneng, bangga tapi malu juga

Mau bagi 1 review yang barusan saya dapet tapi sepertinya bakal saya inget deh.
[+] spoiler

Selamat siang, aicchan-san (jadi ganjil manggilnya. hehehe) salam, saya
pembaca baru fic ai-san, baru kenal karena dikasih tau temen-temen, katanya
ada fic adv yang oke banget. Pas saya baca, ternyata rekomendasi temen saya
itu ga salah. fic ini keren banget. Ai-san pinter menjelaskan suasana dengan
deskripsi yang tidak terasa membosankan. rasanya jadi masuk ke dalam cerita
dan menjadi salah satu bagiannya

Paling suka eksplorasi hubungan Gaara juga Naruto sejak awal cerita. Dan di
akhir ini saya jga terpesona ama perkembangan hubungan Neji dan Sasuke. Ai-san
keren banget deh menempatkan pemenggalan adegan dalam cerita panjang seperti
ini. Jadi bikin penasaran terus pingin baca lanjutannya.

kemarin dulu itu sempet sedih karena anon-nya dimatikan, saya jadi ga bisa
ripiu. trus saya iseng ke profil ai-san buat cari-cari fic lain, di sana saya
baca alasan kenapa ai-san mematikan review anon. ya, saya sih bukan penulis,
tapi sepertinya saya bisa mengerti perasaan ai-san tentang review one-liner
itu. Saya bayanginnya sih~ kalo saya udah capek-capek ngejelasin sesuatu ama
orang, terus ditanggapi cuma iya ama enggak aja, pasti jengkel kan? Ai-san
sabar ya

Tapi sekarang udah seneng karena anon dinyalain lagi. moga2 saya bisa rajin
review. kuliah saya membunuh perlahan (malah curhat)

yang pasti menunggu lanjutan Magic in Me ini sampai tamat. beneran penasaran
sama sosok Raja Utara. Jadi tetap menulis dan bersemangat ya, ai-san.

PS : buat sesama teman reviewer anon, tolong ngertiin donk perasaan author
yang ingin karyanya dihargai. Jangan cuma review seadanya gitu, kasih semangat
ama athornya juga. Kalo author jadi semangat dan rajin update fic kan kita
juga yang seneng. oke?

salam damai masbro, mbaksist.
Pas baca ini terhari banget, ternyata ada pembaca yang begitu mengerti saya #hualah

Unbreakable Bond
FFn | FACEBOOK | deviantART |TWITTER

Peraturan ada bukan untuk mengekang, tapi untuk kebaikan bersama.
Silahkan Dibaca
Quote
Like
Share

ShiueFha-chan
Honored Member
ShiueFha-chan
Honored Member
Joined: May 22nd, 2011, 6:04 am

November 5th, 2011, 3:11 pm #15

Nambah dua lagi deh. Yang satu review di salah satu fic berbahasa Inggris saya yang menyadarkan saya kalau referensi itu penting banget (dengan kata lain, menyadarkan saya kalau di chapter itu, saya melakukan suatu kesalahan yang lumayan fatal ), dan yang satunya lagi juga di fic bahasa Inggris (tapi di fic yang berbeda) yang bikin saya jadi makin semangat untuk bikin fic bahasa Inggris.
[+] spoiler
Hm... I noticed some things about this particular chapter.

1) it's shorter than the others... shouldn't it also show her party? ... or does something happen at the party worth it's own chapter?

2) It's July. They wouldn't be in school, so no need for the faries then! (that, and why didn't her parents freak when they saw her before she was supposed to be home? o.O)

Overall, though, you've been doing pretty good! Keep up the good work!
[+] spoiler
I see your English has really improved, by a lot! I even had to look up some of the words! And English is my best subject! Good job on the Japanese words!

Though I have to tell you, German is the language, the place is Germany. And uh you can't actually say clumsy Dojimi because Dojimi means clumsy. Also, in Japan, you don't get detention, you either run laps on the field or stand in the hall. Lastly, 'livingroom' is written wrong, it's 'living room' because they're separate words.

Sorry, but I thought this would help improve in later chapters and stories. Sorry if I offended you, I really didn't mean to. Keep improving! Reading books helps!
"... when you gave me a love letter, I was really happy. Since we were still in the elementary school, I... I love you..."
"Doremi... BE MY GIRLFRIEND!!" (Kotake Tetsuya, Ojamajo Doremi 18 Spring has...... chapter 2)
OMG! They're REALLY becoming CANON!
Quote
Like
Share

Ryuna Ohime
Intermediate Member
Ryuna Ohime
Intermediate Member
Joined: July 18th, 2011, 11:47 pm

November 6th, 2011, 10:26 am #16

Adaaa!! Aku juga ada review yang gak terlupakan bangeeett!!!

Yang paling gak terlupakan itu ini:
[+] spoiler
Yay, AsaKiku lagi! Eh, ini bukan fanfic dari polling kan?

eniwei. Seperti biasa, deskripsimu di cerita ini juga mantap, saya bisa dapet feel setiap adegannya. Dari sejak awal Kiku terkantuk2 di kotatsu, begitu ngantuknya sampe dia gak bisa gerak dan matanya beraaat banget (saya paham perasaanmu, Nak). Waktu menyebutkan ribetnya pekerjaan Kiku dan Arthur sebagai anggota OSIS juga, saya sampai ikutan capek. Nasib malang cowok2 cakep kacung sekolah *digeplak

saya suka detail2 lucu yang kamu masukkan dalam cerita, misalnya USB drive-nya Kiku yang berbentuk bambu. Saya terkesan karena kamu sangat memikirkan karakterisasi para tokoh sampai ke barang2 mereka yang paling ‘remeh’ sekalipun.

Mengenai adegan2nya, tak usah ditanya lagi, bikin saya tersipu2 sendiri. See, salah satu yang bikin saya jatuh cinta sama pairing ini adalah, they’re romantic in their own way. Dengan Arthur yang tsundere dan Kiku yang terlalu pemalu untuk maju duluan,bikin setiap adegan romantis mereka, sesimpel apa pun, kerasa manisnya. Kamu mengolah fakta ini dengan baik, mulai dari pelukan mereka di ruang OSIS (yang dengan telatennya dijelaskan step by step, dari Arthur menoleh ke sana kemari, menutup pintu, dan bahkan dijelaskan bagaimana tanganArthur merengkuh Kiku! Oh, baru sekali ini saya membaca adegan pelukan yang menimbulkan kesan mendalam,sampe2 saya inget terus bahkan setelah saya selesai membaca ficmu*melayang). Lalu, bagaimana Kiku mengekpresikan kerinduannya, yang dipendamnya sekian lama dan baru ‘jebol’ pas ketemu Arthur. Sampai waktu Arthur menggendong Kiku ke kamar (dan saya suka kamu membuat Kiku setengah sadar di sini, dia aware sama suara2 di sekitarnya tapi gak bisa berekasi apa2. Kondisi normal buat orang yang ketiduran gara2 kecapekan, tapi jarang diangkat dalam cerita *setau saya sih* dan kamu mendeskripsikannya dengan baik – sangat baik. Menurut saya kamu kreatif, memakai POVKiku di mana dia jadi observer sekaligus tokohnya. Good job!)

Pas Kiku menawarkan untuk bobok bareng, saya ketawa aja. Arthur ngeres ah, kebanyakan maen sama bang Francis ini *dikutukjadikodok* tapi, jadi ending yang pas buat cerita yang super manis ini (bener2 sesuai judulnya deh ^^). Eng, satu2nya yang mengganjal saya, itu orangtua/keluarga Kiku di mana? Mereka bukan nation di cerita ini kan, jadi pastinya Kiku tinggal bareng keluarganya?yah, minimal sama si Yao dan adik2nya, betul? Agak aneh juga rasanya, dia tinggal sendiribegitu dan bobok bareng sama pacarnya, biarpun mereka bisa ngeles Cuma sleepovers biasa sih. Toh, dua2nya cowok

Terakhir, untuk chapter selanjutnya, saya gak request, hanya memberi suggestion saja, kalo diterima ya syukur, gak juga gak papa, saya percaya pada kemampuan author 

Pertama, Green untuk Jealous. Red untuk Love (mungkin kamu bisa pake setting pesta dansanya Francis?). yang lain blue (kamu pasti tau kan, kalo warna ini identik sama sadness? Jadi angst2 dikit gitu, hohohoho...), yellow (yang identik dengan summer, IMO), atau um, brown untuk 'Tea'?

Hahahaha... maaf kalo suggestions saya lame abis, saya gak bisa mengungkapkannya dengan terms yang singkat dan tepat:P

Akhir kata, terimakasih sudah buat fanfic yang kawaii ini. Saya tunggu updatenya, darl!
[+] spoiler
Yeee! Akhirnya dipost juga *menarisalsa

Sekarang saya udah bisa bilang makasih kan? Makasih makasih makasih banyaaaaak! /^3^/

Dan di luar kecemasanmu, saya PUAS BANGET sama ceitanya. Pakai caps lock. Seriously darl, darimana saya harus menjabarkan kepuasan saya?

Dimulai dari status Antonio dan Lovino. ternyata Antonio itu muridnya (gasp)! Hehehe, kamu ‘melanggar’ aturan tak tertulis tentang cerita guru/murid SpaMano, di mana biasanya Antonio lah yang jadi guru (dengan statusnya sebagai pedofil dan semuanya itu) TAPI ini justru membawa kesan fresh! Dan plotnya jadi gak bisa diduga. Tambah lagi, biarpun guru tapi si Lovi kayaknya lebih polos dari Toni. Liet deh, gimana dia masih blushing2 enggak jelas pas digoda Toni di akhir chapter! Tapi di sisi lain, dia juga masih punya kedewasaan sebagai guru, kengeriannya melihat ship guru/murid salah satu buktinya.

Kedua, pilihan pairing. Semuanya pairing favorit saya~ (well, yeah, saya bukan fans berat GerIta, tapi it’s ok karena dari pairing Feli saya memang paling sering baca yang ini, jadi bolehlah dibilang kesukaan :D), tapi yang paling penting,

TERIMA KASIH SUDAH BIKIN RUSSPRUSS! *sembah

Huwaa belum apa2 sudah disuguhi adegan h*rdc*re khas relationship mereka. Biar pendek, tapi deskripsimu, dengan tangan uke!Gil terikat dan mata ditutup dasi…dan Ivan yang berkuasa di atasnya… lebih dari cukup untuk mengaktifkan tombol fangirl saya. Aura mendominasi Ivan dan ketidakberdayaan Gil seperti menguar dari layar laptop! Apalagi pas Ivan noleh dan ngomong “Vargas…” gitu, YA AMPUN SAYA HAMPIR PINGSAN NGEBAYANGINNYA. Sosok seme liar sejati! Boo-hoo! Imajinasi saya langsung lepas kendali dan meliar ke mana2. OH MY GOD I LOVE THIS PAIRING AND HOW YOU WRITE THEM! GAAAAAH!

….

Tunggu sebentar, pause dulu, biar saya tarik nafas. Dan ngambil tisu.

…..

Oke, lanjut.

Tentang cara penceritaan. Hei hei, bolehkah saya bilang dari semua ficmu, cara penceritaan inilah yang paling bagus? Alurnya maju-mundur, tapi sangat rapi, dan ada sinkronisasi antara kejadian sekarang (Toni menyatakan cinta) dengan kejadian lampau (Lovi melihat ship guru/murid dimana2. Oh, saya praktis mendengar dia berteriak WHAT THE HECK’S HAPPENING? Dalam hati). Saya bisa sangat jelas membayangkan adegan ini, lengkap dengan Lovino yang berusaha pasang muka tenang padahal jantungnya pasti empot2an saking freaked out nya dan Antonio yang menyatakan cinta dengan berbunga2 (detail tentang pembawaan/behavior dia luar biasa, omong2); persis seakan2 saya berada di ruangan itu bersama mereka. Juga, dari flashbacknya Lovino, ada cerita2 yang tersembunyi, jadi membaca chapter ini tidak seperti membaca satu, tapi banyak cerita pendek. Memang karena fokusnya Lovino, hubungan pasangan2 lain tidak dijelaskan dengan detail, tapi kamu bisa memilah mana yang perlu dijelaskan dan mana yang kamu tinggalkan untuk diimajinasikan pembaca, sekaligus memberi outline kisah hubungan mereka. Hmm… bikin penasaran! Di chapter selanjutnya, apa hubungan mereka2 ini juga akan diekspos seiring berjalannya hubungan SpaMano? *kedip2

Detail2nya juga menarik (as usual, as always. Semoga kamu enggak bosan saya bilang begini karena saya memang CINTA detail2mu!), pada pengenalan tokoh (paling suka yang mendeskripsikan Arthur sebagai Ketua OSIS perfeksinonis itu, hahahaha…), penjelasan kenapa-Lovi-bisa-berada-di-situ, maupun status para guru yang disesuaikan dengan karakter mereka. Meskipun saya agak heran kenapa Ivan jadi guru kesehatan (kayaknya lebih cocok jadi guru olahraga atau apa)—mungkin karena Gil suka bolos di UKS jadi dia memutuskan untuk mengambil posisi itu? Fufufufu…

Dari ide secara keseluruhan, kreatif abis! Seperti yang saya bilang tadi, highlight dari ceritamu ini adalah penempatan para uke dalam posisi guru (kecuali Ivan), sementara cerita dengan template sama biasanya memakai seme (karena guru kan, memiliki otoritas terhadap murid, jadi bisa lebih gampang ‘maksa’ murid2nya, begitulah :P) tapi kalau ditilik lebih lanjut, cocok juga para seme jadi murid–malah ke-seme-an mereka jadi lebih keliatan, karena mampu menaklukan gurunya. Bagi saya, ini justru jadi poin plus ceritamu!

Muahahaha….

Dan saya juga senyam senyum sendiri membaca inner jokes-mu (yang entah disengaja atau tidak, tapi bikin saya merasa sangat dispesialkan sama kamu /^3^/) seperti bagian Lovi yang jadi guru Akuntansi (ahaha~), dan apakah saya melihat hints dense!Indonesia? kata2 dia pas tanya apa William kedinginan itu jelas jenis pertanyaan yang bakal dilontarkan orang2 sespesies Antonio, alias gak bisa baca suasana. Ngakak sumpah ngebayangin mukanya William, pasti speechless berat. Oh, omong2, saya suka pendeskripsian William sebagai remaja bongsor dengan tinggi melebihi guru2nya—dia emang termasuk karakter Hetalia yang tingginya di luar wajar, tapi saya, somehow, selalu lupa menjelaskan ini kalau bikin fic tentang dia. Jadi kamu memperhatikan detail ini bikin saya salut 

Terakhir, bagian akhir cerita yang oh-so-cliffhanger saya pengen cakar2 dinding (udah malah). Teen!Tonio menggunakan charm-nya untuk mengajak gurunya belajar apa itu cinta! Uwoooo! Gak ada yang lebih hot lagi! Bagaimana kelanjutan ‘pelajaran terlarang’ ini? Dan bagaimana reaksi Lovino? Terus kenapa, demi bulu Gilbird, para murid cowok itu mengejar guru2 mereka dan bukannya anak2 seangkatan (yah bisa dimengerti sih dengan guru2 uke begitu :P)? Dan siapa yang bakal ‘mengendalikan’ murid2 seme abis ini kalau para gurunya sudah ditaklukan? Apa kepala sekolahnya adalah seorang raja seme? Atau?

Oke, sebelum saya kebanyakan bikin prediksi yang makin lama makin menjurus ke rate M, sebaiknya kamu cepet2 update!

Dan sekali lagi, terima kasih banyak sudah memenuhi request saya XD

It’s perfect, darl!
Pertama kali bacanya sumpah nangis aku saking senengnya. Beneran! Gak bohong. Kapanlah aku bisa nge-review gitu…..#pundung


Yang buat cengar-cengir bahagia:
[+] spoiler
Maaf banget baru review. DX Baru dapet koneksi internet. Semoga cukup 1 halaman review.

HOLLY CRAP! I mean HOLLY LORD! Uh, ALL HAIL FANGIRLS IMAGINATION!

Girl, you do have a talent for amusing people. THIS IS EPIC! You know that? This is TOTALLY UNPREDICTABLE! I was SQUEALING LIKE A RABID FANGIRL! I asked you that pair, indeed. But, Man, this is such a heart attack! Who said I wouldn't be surprised. I was and am SURPRISED, GIRL!

Ahem. Bahasa Inggris yg buruk tetaplah terlihat buruk.

Ya, aku terkejut bagaimana kamu mengubah ide cerita absurdku menjadi sesuatu yg ambu sangat manis seperti ini. D'awwww. Salut utk. mu yg bisa mengembangkannya& tetap membuatku terkejut. Kukira kamu akan buat mereka bertiga satu sekolah& masih bocah. Ternyata Alfred doang. XD

Perasaanku langsung ngga enak saat tahu profesi Ivan. Jangan2 dia dan Arthur... Lalu adegan restoran. Man! Y U SO GENIUS!

Ekspektasiku gini: ada adegan lovey-dovey rusame&usuk & roman. RusUK patah hati lalu saling menenangkan diri&menemukan cinta dr masing2. Itu cocoknya utk mulchap sih&lebay. Tapi milikmu ini lebih aman utk fandom&lebih baik daripada ide galauku. Selamat ^^b

Mari ke teknik penulisan. Ada beberapa kalimatmu kurasa seperti terjemahan kalimat bahasa Inggris ke Indonesia. DM-MD nya beda dgn bahasa Indonesia. "karena dia tidak ada bertengkar masalah apapun","semua murid setuju justru". Ada yg kurang nendang: "terasa berat sekaligus bagai dipukul palu2". Jadikan saja terasa berat bagai dipalu bertubi2. "bertanya pd pelayan bahwa ada". Tanyakan saja langsung di mana mejanya. Ada yg tidak logis: bersembunyi di balik dinding yg tadinya berada di belakang kursi. Dindingnya bergerak? Tidak baku: kalo, ketemuan, tanggungjawab, kerjasama, di coret. Tanggung jawab& kerja sama dipisah seperti 'pukul kepala' atau 'mati lagi' yg polanya sama. Kt. kerja+ kt benda & kt kerja+ kt keterangan. Tidak ada predikat: 'lebih tepatnya mereka akan terjadi apa2'. Koreksi: "menangis ketakutan[,] ya?". "Karena Mr. Braginski...intimidasi yg menjadi ciri khasnya[,] membuat murid..." koma perlu karena anak kalimatmu butuh induk. Berbelit: Walaupun murid kerjasama...usaha sia-sia. Walaupun murid-murid kerja sama mengerjakannya, karena begitu hebatnya soal-soal yg dirancang Mr. Braginski, semua usaha mereka sia-sia.

Boleh tanya? Yes&order food mengapa masih dlm English jika dialog dlm bahasa Indonesia sebenarnya dialog bahasa Inggris?

Deskripsimu membuat pembaca bisa bayangkan tiap adegan meski beberapa kalimat terlalu panjang& minta dipenggal jadi lebih pendek. Kuakui deskripsi dgn diksi ringanmu lebih mudah dipahami daripada milikku. Tapi sejujurnya aku ingin melihat diksi sulit darimu. Kamu sering pakai diksi ringan, sih. #banyakmaunya

Ada 1 cara unik utk tentukan karakter IC/tidak. Ganti nama karakter dgn nama orang lain. Jika terasa janggal& masih mengingatkan pd karakter semula, maka karakter itu IC. Di fic ini aku bisa melihat sikap yg masih sama dgn buatan Himaruya: Alfred cerdik, ingin jadi pahlawan. Arthur tidak mudah sembuh dari hangover, lebih dewasa drpd Alfred. Ivan dgn aura mengintimidasi. Tapi bukan psiko karena latar belakang dia beda dgn anime. Ini dunia yg berbeda, interaksi, latar belakang juga berbeda. Cek IC, salah 1nya pake cara di awal tadi.

Setting sudah jelas kecuali dinding tadi. Alur maju mundur buat beberapa orang yg baca lewat ponsel harus baca ulang supaya paham. Ngga masalah sih. Plot sudah kuat. Jika ada 1 bagian yg dihilangkan, cerita ini jadi janggal. Belum ada pesan yg ingin disampaikan. (milikku juga sih orz).

Kau berhasil ciptakan kejutan, cerita mengalir, dan lembut (sebenarnya aku bukan penggemar cerita2 lembut sih XD). Aku suka itu. Jadi merasa ngga enak nih karena ameita-ku ngga bisa menghiburmu. :'(

Maaf bawel. m(_ _)m. Terima kasih banyaaak sudah menerima tantangan& membuatnya jadi fic manis! X3 Menulis lagi, ya, pelopor RusUK!
[+] spoiler
Seandainya FFn punya emoticon, pasti review ini bakal banjir emot gaje kemarin karena aku bahagia~ :cling:

CONGRATULATION! Sembuh dari WB! *tebar-tebar confetti* YAAAY!

Kata siapa harus R/A? Apapun aku terima loh. Dan maaf ngga segera review karena urusan RL nguras pikiran. m(_ _)m

Awawawa. Biasa aja. Yang kulakuin bukan apa-apa. Jadi malu nih. ./.

Ehm ke review.

Jujur dari dulu aku penasaran dan baru kali ini berani kutanyakan. Gimana caranya kamu memasukkan cerita slice of life (yah kusebut Slice of Life karena ini terinspirasi dari kejadian kemarin kan?) ke dalam fanfiksi pakai setting CANON dan charanya IC pula? CANON, MAN, CANON! CHARANYA IC! Gimana bisa? How come! Aku ngiri! Betulan iri deh. Apalagi slice of life-nya itu ngga ada hubungannya ma urusan diplomatik mereka. Gimana caranya? wOAOw

Dan ngga berhenti di CANON & IC, fic-mu ngga ada bau Boy’s Lovenya sama sekali! Hebat! Kamu bisa bertahan dari godaan fangirlingan! Salut!

Ugh jadinya harus bener-bener jampi2 kamu dari sini, deh, Na. Biar kamu ngga bisa deteksi BL-an di fanfiksi R/A buat chall-mu nanti.

I envy you. I do. Gimana cara cegah keinginan fangirling-an saat nulis ini? Kalo setting AU sih masih bisa ditahan, tapi ini CANON. Dan CANON-nya CANON MISSING SCENE. CANON YANG BISA DIJADIIN ARENA FANGIRLING-AN! AUH, AKU PENGEN PUNYA KEMAMPUAN SEPERTI INI! #kepsteraniaya Saat buat ini, mikirnya kemana? Ke peristiwa kemarin? Kan ngga mirip si America-nya. Ke CANON doang? TAPI DIRIMU KOK GAK FANGIRLING-AN? #dibekep

Ke diksi dulu ya. Baru ke cerita. Diksimu seperti biasa. GRAFIS. Maksudku tertata rapi, runtut, dan bisa buat pembaca membayangkan keadaan di dalam cerita. Pilihan katanya manis, lembut, ringan. Kalo dia orang, mungkin mirip Liechtenstein. Pingin meluk dan bangkitkan jiwa kepedoankuh. X3 #ditembakmati #hiduplagi Komposisi dialog dan deskripsi kupikir udah seimbang. Bikin cerita asyik dibaca.

Ke cerita:

“Mungkin tidak terlalu berat untuk mereka kelahiran Jerman.” Perbandingan kekuatan otot? Baru kali ini kulihat ada yng ngomongin perbedaan kekuatan otot mereka.

“Bahkan keriwil miliknya di sebelah kiri rambut ikut mengeriting lebih dari biasanya.” Bayanganku bakal melingkar-lingkar kayak obat nyamuk bakar.

“Ragu campuran roti, daging, dan sayur begitu enak dimakan.” All Hail Italian Foods! Yup makanan Italy memang jauh lebih menarik daripada junk food milik America. Dan ini baru pertama kalinya loh aku dengar pendapat Italia tentang burger. Suer deh. Ini inovasi. Kya~

"Lagi gantian shift dari memata-matai kalian.” & "Berat ya memata-matai seperti itu, makan pun harus yang ringkas seperti ini ve~~…" bukan ooc, tapi oo en. OON. Medan perang, Mas. Harusnya ganyang aja. Jangan dikasihani. #eh

Mulai dari paragraf itu sampai setelahnya aku lihat persamaan America ma Italy. OON, suka keramaian, punya rasa simpati sebenarnya. “Dia sudah melihat sifat Italia yang ceria bahkan di saat tersiksa dalam latihan militer Jerman. Dan sekarang Italia tampak diam dan murung. Membuatnya penasaran.” Lalu, "Bilang saja. Mungkin aku tidak bisa membantu karena kita musuh, tapi aku bisa mendengarkan." America perhatian :cling:

Tunggu. Ini bukan fangirling-an terselubung kan? #dihantampapan

“Kebanyakan dari mereka memarahinya, walau didasari kepedulian, seperti tipe Jerman dan Romano atau yang selalu diam, membuat kesan tak diindahkan, seperti tipe Jepang.” Bener. Ini beda Germany, Japan yang paling mencolok menurutku.

Kesan:

Cerita bergerak pelan-pelan dari Italy yang seolah meratapi nasibnya, kelaparan, bertemu America si musuh, merasa iba, dan makan bersama padahal America masih musuh.

Ada pergerakan rasa. Dari merana ke bahagia. Memang ngga ekstrim. Tapi itu bagus karena perubahan sikap tadi menandakan ada konflik di dalam cerita. Ditambah lagi ada perubahan sikap tapi dikit di Italy. Perubahan sikap yang paling jelas ada di America, menurutku. Dari makhluk otak udang ke makluk pengertian dan sedikit lebih dewasa.

Bicara alur, fic-mu pakai alur maju, tentu. Konfliknya eksternal & internal, disusun sebelum klimaks. Klimaksnya sendiri ada di "Mau makan siang denganku?" kupikir. Dan resolusinya ada di paragraf2 setelahnya.

Ucapan terakhir justru jadi judul ya? Tapi dia berhasil mewakili perasaan Italy.

“You’re welcome. Always welcome, Italy,” mungkin itu yang bakal diucapkan America.

Dan dariku, “Sama-sama, Ryuna. Makasih sudah mau berbagi. It does means many things for me, Friend.”

Terakhir, keep on writing. Pasti bisa bangkit dari WB!
[+] spoiler
Hee? Ryuna-san bikin AmeIta friendship? Non-boys-love? O.o KOK BISAAA? GIMANA CARANYAAA? Saya kalo bikin EyebrowsxOyabun nggak pernah bisa friendship, selalu kebablasan. Gimana cara anda menghiraukan hasrat fangirling dan jeritan hati OTP dan membuat sesuatu yang netral gini? Gimana caranya? #siapinmic #siapinnote

A-Ahem. Review beneran.

Waktu baca awal-awalnya, saya sempet senyum-senyum sendiri melihat bagaimana Ryuna-san menuliskan scene pertemuan antara musuh dan mata-mata menjadi semanis dan seunyu ini. America gampang banget mengakui dirinya mata-mata! Mestinya dia privat dari England soal seni memata-matai waktu jaman kolonialisasi XD #mulaingelantur Eh, tapi begitu sampai di A/N bawah...GUBRAK! Bisa-bisanya disambungin ke sana, episode beneran pula! Behind-the-scene yang brilian! XD Btw seandainya ini dilanjutkan, saya bisa mencium hawa-hawa angst nih XD #otaktragedi #dikuliti

Oh, dan:

'Bahkan keriwil miliknya di sebelah kiri rambut ikut mengeriting lebih dari biasanya. Menggambarkan keresahan dirinya.'

Cuma Ryuna-san yang bisa mendeskripsikan North Italy sampai sedetil ini XD

Diksi manis, sugary sweet. Pendek, tapi imej-nya dapet. Super minor typo: 'dna', seharusnya 'dan', si?

Ryuna-san lagi WB? Sama, nih... #ngajakhighfive #salah Ahem. Semoga cepet sembuh, dan karya-karya lainnya dinanti
Concrit pertama ngena di hati (sekaligus buat penasaran ama yuri)!
[+] spoiler
emmm.. boleh jujur kan yah? tapi buat saya, fic ini terlalu datar. sungguh. benar-benar flat. saya ga dapet feel jatuh cintanya lily, getirnya natalie, trus kesedihan mereka berdua. deskripsinya kurang mengena. maaf sekali. saya penggemar shoujo-ai, makanya tertarik membaca. tapi sayangnya itu, kurang menimbulkan kesan. waktu selesai, yang terlintas di pikiran saya, hah? gini doang? dari segi penulisan oke, hanya saja plot dan deskripsi kurang mendalam. maaf ya kalau kata2 saya ga enak. ehehehe...
Review dari orang luar yang bela-belain baca fic-ku yang bahasa Indonesia:
[+] spoiler
Although i didnt really understand it (i copied it into google translate) i thought the idea was cute i dont really support YukioxRin but this is really good! Keep writing!
Tapi tentu saja semua review yang diberikan untukku itu kuingat, tak hanya yang kusebutkan di sini
Quote
Like
Share

Deleted User
Deleted User

November 7th, 2011, 1:22 am #17

@ Ann-Chan: Hehehe... biasa aja koq Ann, saya klu review lebih jujur ketimbang teman2 saya. Klu menurut saya bagus yg saya bilang, tapi klu kurang sreg n perpaduan kaku ya saya juga akan mengakatan sebenarnya. Ngereview itu susah gampang, n kemabli kepada maksud kita sendiri. Termasuk jg kita mo liat update story doang. #plak

Mungkin dikit berbeda dengan teman2 lain diatas yg mayoritas bahasa indonesia ficnya, saya lebih ke fandom english... jadi review2 semuanya dlm bahasa inggris (boleh kan? Nga ada yg lain soalnya ). Saya juga nga nulis fic byk jadi yg ada aja berdasarkan fic.

Klu dilihat-lihat yah reviewnya cenderung pendek krn orang2 luar negeri nga terlalu suka basa basi. Lebih straight to the point memang.


It's a Family Matter (Percy Jackson x Transformers xover):

[+] spoiler


A friend sent me the link to this story and though I was a bit skeptically at first given the two fandoms I am happy to say I think it's awesome.

The way you relate the characters and have them interact flows extraordinarily well. Keep up the fantastic work!
Ini tipe review yg selalu membuat saya senang dlm membuat xover. Kadang dengan usaha lebih bisa membuat xover yg original dan jadi pencetus u/ jenis xover tersebut.

[+] spoiler


This is an excellent and very creative story. Personally, I would love a little more Percy in there, but that's just me. Also, for English not being your first language, your grammar is amazing. I have seen people whose first language is English and their grammar is worse than yours. So be proud and keep up the good work!
Klu yg ini selalu menjadi dorongan supaya grammar semakin baik.

[+] spoiler

Great story! I can't wait until the next chapter! I love how you showed the relationships between the two worlds, the story is written well, and I am excited to see how NEST will react to Percy's side of everything.
Dan yang ini menyemangati saya selalu penting untuk bagaimana menunjukan dan menjelaskan hubungan antara kedua fandom supaya perpaduannya bagus dan tidak kaku.


A Twin for a Twin (Transformers)[fic ada OCnya]:

Review2 yang selalu menyemangti untuk meneruskan fic:
[+] spoiler


Wow... You've really kept Sunstreaker in-character! And your OCs are all really original... Plus the whole con-family?

Recipe for awesome-sauce. Goes great with chicken wings, ribs, dipping, and fanfictions.
[+] spoiler


I love it! Great story and plot development, great job with the characters and not giving too much away.

Cant wait to read more!
[+] spoiler


Oh man! ...I was kind of late for work because I was caught up in this chapter! You weren't lying though..this is a WHOPPER of a chapter. HUGE! And I enjoyed EVERY word of it! I don't see what has you in a tizzy...this is perfectly executed. *cough* as always *cough* .. Keep it up! I look forward to more.
Ini review yang membuat saya ketawa. Nga nyangka membuat orang telat u/ kerja. Dibalik itu saya senang klupun saya menulis byk tapi bisa membuat orang senang membacanya sesuatu yang sangat memuaskan bagi author.

[+] spoiler


First...I'm going to yell because it took so EFFING LONG for this chapter to get up...Then I'm going to calm down...and YELL about how EFFING awesome it was...I love this story...I like the details and thought put into it...It's like...real life...and not some dubbed over fantasy thing...Real-effin deal...My only regret...knowing that I'm being denied a second part to this chapter...but you're right...my tiny little brain would've exploded from the sheer awesomeness of this chapter.
Review ini complaint u/ update yg terlalu lama dinanti, tapi senang untuk update yang memuaskan.

[+] spoiler

AAHH MY GOD I LOVE YOU.

You are probably my number one author to follow. I've been stalking the missing chapter 13 (part A, apparently) for a while now. It always hurts to have to wait for your favourite story to continue, but I'm glad I follow you, because you ALWAYS DELIVER! T-T Godiluvyousomuch

I love all of it. I especially love both pairs of twins (excluding Mudfap and and uh... no, that's not right...) I mean Skyler and Steve. It must really tick those two off to not help everyone fend off from Soundwave. This is seriously a lot of intel being involved here... Also, it's sad, the story behind Sunstreaker and Sideswipe.

On another note (sorry to jump from topic to topic) but I've started thinking of how cool it would be for the Steve and Skyler to develop a bond like the Sideswipe and Sunstreaker... Certainly an interesting idea to entertain, however logical/illogical. Then again, in human culture there are stories of twins being psychically connected or something like that... Or being eerily similar or being able to feel when their twin is in trouble, etc... So it's not unbelievable.

Anyway, again, I love yyoouu and your ssttoorryy. Thanks so much! Thankyouthankyouthankyou
Sumpah, klu yang ini review terpanjang dari orang luar negeri dan jelas saya mendapat stalker u/ fic saya.
[+] spoiler


I've really enjoyed reading this so far,and I can see how dedicated you are to continue writing it.

So keep up the good work, and don't worry about updating to much (because everyone has a busy schedule now a days)just do so when you feel you can.

Have a good day ^-^ :3
Intinya pada suatu fic itu ttg dedikasi yg kita curahkan pada fic.

[+] spoiler


I read your fic in 2 sittings and let me tell you it's much better that Science and Fiction (while its format and idea was a good idea, the plot became repetitive and the story tiring after the first half).

Awesome job, man. Applause. You continuously keep the story fresh and engaging, even though I'd wish you could get to the giant alien robot asskicking faster.
Ini yg saya paling nga nyangka... Justru dia bilang fic yg saya terinspirasi (Science and Fiction) menurut dia fic saya lebih baik :$ . Yah memang jumlah reviewnya terlalu jauh dari author original (saat ini udh 2k+), tapi menurut saya satu review seperti ini lebih berarti dari jumlah review banyak.


Kurang lebih itu yg paling memorable...

Quote
Share

Megumi Kei
Honored Member
Megumi Kei
Honored Member
Joined: June 1st, 2011, 1:00 pm

November 11th, 2011, 5:02 am #18

Saya... ada beberapa yg nujleb di hati, n mostly karena inti komennya sama
[+] spoiler
Bruhahahahahahaha...*ngakak guling2 sampe masuk jurang*

Idenya keren, meg. Evrybody wants itsyigo.. Well yeah, sampe yumichika pun jadi seme kalo ada itsygo? How bout toushiro. Masa iya doi juga seme kalo sama mr.strawberry ini?

Ahahaha, megu megu, otakmu memang rate M y kalo udah grimichi. Bikin lagi, say. Sekali2 angst gitu..rikues pula..
[+] spoiler
Horreee...megumi bwt lagi!

Horass! #hah#

Iseng" pulang ke home fandom akhrnya nemu lagi. Hohohoh!

Saichi suka banget! Kayaknya mirip" sama fic" english...yah maksudnya sih kalau di english fandom kayaknya lebih gimana gitu sex'a...

Lebih asik maybe...

Hahaahaha...

Bagus dan hot! Mantapzz!

Gochisousama deshita!

Thanks for the meal! XD

Keep writting!

Make another one again please? Onegai?

By: KaSaHa
[+] spoiler
Wahahahaha..mampus mampus, lo mesum banget, meg.. Sumpah! GrimmIchi pwp! Gua masih evilsmirking aje niy.. Encore! Encore! Encore!

Well yeah, aku baru tau chris brown punya lagu ginian. Ntar kucari dah. Hahahaha..

Sekali2 bikin angst tragedy grimmichi, meg..

Keep writing grimmichi yo!
Tambahan aja, kalian bilang "licin" atau "pisang" ke saya aja, saya bisa ketawa seharian penuh #serius. Sebesar itulah kemesuman saya Temen2 saya sering banget ngerjain saya dgn cara begitu #ORZ


Lanjut ke review yg bener deh -___-" #mulaisakitperut

Dari fanfic Sometimes Someone
[+] spoiler
Waduuuh! Kyaknya konfliknya menarik banget! Dari summary aja dah bagus! Kerenzzzz! Lanjutkan dong! Yang cepat ya!

Sungguhan keren! Lama gak ngunjungi FBI rated M karena gak ada GrimmIchi. Huaaa...TwT

Akhirnya nemu lagi. Udah ada niatan pindah ke FBE karena disana GrimmIchi'a banyak. Akhirny ada lagi yang mau menulis fic GrimmIchi. Lanjutkan dong!

Untuk saran dan kritik sih gak ada. Menurut saichi penulisannya udah bagus. Gak ada yang perlu dicomment. Hohohoho.

By: KaSaHa
^ Review dia bikin saya bangga memulai debut saya di Bleach dgn pair GrimmIchi .///. #plak
[+] spoiler
*speechless*

SEQUEL! SEQUEL! SEQUEL! GIMME THE SEQUEL! *dibekep kak Megu*

hhhh ga nyangka bgt, alurnya diluar dugaan. kiran ada pair RenRuki yg bakal nongol ternyata malah IchiRuki, ndak papa...ndak papa :p

Aciiik, ByakuIchi ya ehehe 'v'a

Endingnya unyuuuh~ request sequel ya kak!
^ Demen karena dibilang "ga nyangka", itu artinya saya berhasil membuat sesuatu yg diluar dugaan :"|a
[+] spoiler
Kei-san! ya ampun, saia sampe kaget liat tulisan END! X3 tapi syukurlah mau ada lanjutannya TT. saia ga rela fic ini berakhir begitu saja meskipun endingnya keren. and fic kei-san ga payah, kok! XD

Tambahan dikit, mungkin mengenai kata awalan/depan "di" untuk menunjukan kata kerja itu digabungkan ex: dimakan, dimengerti, diakui dsb. dan untuk menunjukkan keterangan waktu dan tenpat itu dipisah ex: di saat, di hari munggu, di awal, di pojok, di sana, di mana di mana di mana~ *plak-malah nyasar ke alamat palsu!*

Sepertinya ga dikit ya, *nengok ke atas* gomen kalo Kei-san dah ngerti dan malah penjelasan saia yang salah. maafkan saia yang sotoy ini~ TAT.

Yosh, keep writing!
^ Hehe... Antusiasme yg bikin power menulis to the MAAAXXX! X"D
Dan pengkoreksian yg saya tunggu2. Berkat review dia, saya jadi lebih hati2 lagi dalam penggunaan imbuhan.


Dari fanfic Overdrive - PWP pertama saya
[+] spoiler
PWP yg kren! Sya bru tw ad lgu kyak gtu

Anda adlah author fav sya yg bru!
^ Oke, anehkah saya kalau demen dikata orang mesum to the max? :"| #hiyaahhh
Dan dibilang difavoritkan secara terang2an itu... 'sesuatu' banget =///=


Dari fanfic Abnegation - Angst pertama saya
[+] spoiler
Meg-san...#panggilan nama kok dignti"#

Rasanya krng berasa!

Biasanya kalau saichi baca angst itu bisa merinding" gimana gitu! Terus juga kalau hurt bisa sampe nangis. Tapi yang ini...kayaknya masih kurang.

Emm...mungkin akan lebih baik Ichi nangis" sambil teriak" di depan makam Grimm atw apa gitu. Hohohho...

Tapi gppa deh! Udah baguz kok. Yg pnting saichi suka bukan Ichi yg mati, tetapi Grimm yang mati. Ohohoho.

Keep going!

By: KaSaHa
^ Review yg saya tunggu2 karena saya sendiri ga puas dengan hasil akhir Abnegation. Kecuali bagian nangis sambil teriak2nya Ichigo sih :")) Karena Ichigo emang bukan tipe cowok yg bakalan nangis meraung kalau terlalu sedih.


Segitu deh kayaknya...
[+] spoiler
New Story
New! I Like 'em Feisty | BLEACH | NnoiIchi | Canon Setting

When Cinderella Meet The Prince
Chapter 2 | BLEACH | GrimmIchi/NnoiIchi/KenNnoi
&#9812; FanFic &#9812; Pixiv &#9812; MeguMegu &#9812;


Impassive is the coolest thing. EVER.



userbar thanks to beloved TheSilverFrenzy
Quote
Like
Share

ShiueFha-chan
Honored Member
ShiueFha-chan
Honored Member
Joined: May 22nd, 2011, 6:04 am

November 11th, 2011, 6:45 am #19

Satu lagi deh. Review yang baru aja saya dapet di fic crossover saya, yang pasti akan saya ingat terus karena review ini dia tulis nggak lama setelah saya meng-update fic itu... Salut deh.
Ini reviewnya:
[+] spoiler
Eh, the story's almost over? Well, it was filled with action, adventure and a splash of romance and mystery, but I look forward to the final chapter.

CHIISU!

MegChan Out~!
Well, reviewnya emang singkat, tapi ini cukup bikin saya terpacu untuk bikin chapter terakhir di fic ini.
"... when you gave me a love letter, I was really happy. Since we were still in the elementary school, I... I love you..."
"Doremi... BE MY GIRLFRIEND!!" (Kotake Tetsuya, Ojamajo Doremi 18 Spring has...... chapter 2)
OMG! They're REALLY becoming CANON!
Quote
Like
Share

Hana Suzuran
Honored Member
Hana Suzuran
Honored Member
Joined: June 29th, 2011, 10:16 am

November 17th, 2011, 10:36 am #20

Beberapa review yang berkesan buatku:

Fanfic The Demon Girl:


Review yang bikin seneng karena terang-terangan memfavoritkanku yang masih bau kencur
[+] spoiler
Whoa! Ini keren sekali, menurutku nggak seperti apa yang kau bilang. Ini nggak OOC, nggak abal, nggak gaje...

Pokoknya perfect TT^TT Salju di sahara nih... Niege au sahara *kenapa malah nyontek sajaknya Dee, dan lagunya Anggun C. Sasimi?-dibatukan Hancock*

Aku tahu kalau reviewku telat sekali. Udah masup chapter8 dan baru nongol di review, jadi maafkan aku. Aku nggak akan pura-pura ngecek dan kritik ini itu. Karena fic ini udah keterlaluan bagusnya.

Aku aja nggak bisa bikin yang seperti ini, jadi aku tanpa ragu mengikrarkan diri sebagai fans barumu! XD

Dan sebelumnya, aku mau bilang kalau ele-nee lah yang merekomendasi fic-mu ke aku. Maklum, aku jarang ngikutin fic-fic yag bermunculan di FOPI. Itulah kenapa aku lelet banget tahunya. Nah, aku tunggu chapter selanjutnya! Ganbate! Yay!
dan juga review yang bikin seneng karena menyukai fanfic-ku
[+] spoiler
whoah! Harusnya aku baca ficmu ini dari dulu... tapi ga juga denk. Sukur baru baca sekarang, jadi ga terlalu banyak cliffy XD Meskipun tetep aja, ni chapter berakhir dengan cliffy D:

Wah, ini cerita seru juga. Memang, masih memakai tema yang sama yang lagi banyak di FOPI: Agen rahasia. Tapi tetep beda kok.

Aku suka banget penggambaran Robin sebagai pembunuh bayaran berdarah dingin, tapi sebetulnya ada hal2 di balik itu. Juga misteri demi misteri yang menyelimutinya. Ditambah... kamu menggambarkan Robin dengan begitu kereeen! KYAAAA *fangirlsm maximum!* Wah.. emang sih, Robin dah keren, tapi kan kalo penggambarannya salah, bisa jadi kurang keren XD

Lalu, aku juga suka dengan bagaimana kamu menggambarkan keakraban Nami dan Robin. Sisthership mereka paling ok menurutku, tapi jarang ada yang nulis spesifik tentang sistership mereka.

Penggambaran tiap2 adegan/ tempat juga cukup detil dan bisa dibayangkan dengan jelas. Ditambah gaya bahasa yang ok punya. WOw...

Kalo soal OOC, rasanya aku tidak menemukan. Cukup IC. Perubahan di sini sana, perlu lah, namanya juga fic AU. Tapi sifat dasar dari masing2 karakter masih terasa. Bagus.

Plus yang paling ok adalah: it's a Z/R! YAY! Kasih lebih banyak tentang mereka yaaaa... tapi, di satu sisi, penasaran juga dengan kondisi Nami...Ugh...

Tulis chapter super panjang aja kalo gitu! *bletak* (btw, aku suka bahwa fic ini tidak terlalu fokus ke romance, tapi tetep ada hint2. More hints please! XD)

Yap. Ga sabar pengen liat kelanjutannya nih! XD
[+] spoiler
Uwaaa, panjangnya chapter ini... Tapi hore, tinggal satu chapter lagi!

Aku jadi inget sebuah adegan klise yg nyaris selalu ada di film2 action dan kmu juga pake itu. Itu loh cara Spandam ngebeberin semuanya ke Robin. Sebenarnya sih tujuannya untuk ngasih tau penonton/pembaca ttg misteri sepanjang crita. Tapi kadang tiap aku ngeliat adegan itu aku slalu bergumam "Penjahat ini bego banget ga langsung bunuh hero-nya di tempat malah ngoceh kebanyakan ngulur waktu, pasti ntar mati mudah ga elit deh." DAN BENAR! Tapi Spandam emang cocok untuk itu sih hehehe... Adegan menjambaknya canonical bgt dan aku juga seneng yg Robin bunuh dia. Tapi enak tuh mati seketika, lebih tersiksa pas Robin matahin tulang2nya di Enies Lobby.

Lalu, ngomongin soal senjata pemusnah massal, Pluton; aku lebih suka klo kediaman keluarga Nico itu di Rusia drpd USA. Selain karena menurut SBS, Robin itu dari sana; anggap aza ada sisa2 Soviet yg ga puas ma politik Glasnot-nya Gorbachev (emang ada? XD) dan pengen nggunain itu untuk perang lawan USA. Entahlah, menurutku cocok bgt untuk karater Teach.

Nami... Kirain di sini dia cuma cewe lemah hehehe... Secara canon masuk akal sih meskipun kebalik (dulu lemah skrng hebat). Tapi kan Nami tipenya lebih mengandalkan gadget kyk Usopp, jadi klo soal adu fisik ma Robin kemarin itu -dgn alasan bahwa dia dulu cukup terlatih- masih di luar dugaanku.

TEACH! Aku tahu skenariomu! Chapter depan kasus penculikan Nami dan percobaan ledakan bom itu slese lalu Seiryuu akan membawa Robin ke markas. Dan sekuelnya adalah mereka memburu Teach! Di sini aza meski dia belum berbuat banyak udah sukses banyak mematahkan rencana SHP dengan cerdik. Pas jadi villain utama besok pasti bakal lebih terasa suspense-nya nih. Termasuk misteri soal White Lily itu, penasaran...

Berikutnya cukup singkat:

- Serius? Daya ledakan ampe radius 5 km? Bom Bali I yg newasin 200-an orang aza ga sgitu.

- Waw, kok aku suka bgt team up Ace x Hancock di sini?

- UWAAAAA, SANNAMI SANNAMI ! #heboh (padahal klo mau sadis, bisa tuh beberapa detik habis buka pintu lift langsung diberondong peluru, mati deh Sanji *itu mah adegan Leo mati di The Departed*)

- Lah, trnyata Zoro ma Luffy baik2 aza cuma disekap gitu. Kirain, pas ditangkep kmrn kyknya gawat sih =_='.

Hihihi, review-ku jadi banyak lagi. Mungkin karena udah mau tamat aku malah semangat. Keep writing, Hana...
Dan review yang bikin aku cengar-cengir walaupun isinya kritik singkat:
[+] spoiler
hem, ada typo satuuuuuuuu...

#lebe deh..

Kurang satu titik..

#teliti amat, bu!

Kalo ga salah dibelakan kata Nami..

#beuh..

Oh ya, douita..

Okay, keep writing!

Apdet kilat!
Dan Dari Fanfic Scheduler's Angel:

Review yang bikin seneeenngg banget karena yang bersangkutan menyukai hadiah fanfic ini *lirik Dandelionaffa* sekaligus nyengir liat isinya
[+] spoiler
NEE-CHAN! INI KADO YANG CACAT.

CACAT 1! Bagus bangeeeeeeet! Posisi Hiruma kereeen bangeet. Bikin melting! Yay!

CACAT 2! ADA SLIGHT YAMAMAMO! Kenapa, dua pair kesayangan kita #plak ada di sini. Bimbang mau vote yang mana. Dua-duanya yahud sih! Nee-chan bikin aku melting tahap dua! #disate

CACAT 3! Fict ini, argh, lebih keren dari punyaku ;_; jadi pengen bikin fict kayak begene.

Ok, aku gak tau nee-chan kaget ato gak dgn kata Cacat itu. Just kidding. Fict nee-chan gak cacat kok. #kabur

lanjutan ramblingan gaje ini.

Sedikit concrit.

Nee-chan, penggunaan tanda elipsis (...) kalo gak salah pemakaiannya dikasih spasi. Cth: Lalu ... dia menghilang.

Selebihnya bagus, mata(rabun)ku gak nangkep yang namanya typo. Horeee #tebarconfetti #eh?

Next ramblingan gaje!

Welkama at FESI my nee-chan. #nyontekWelkamanya

akhirnya dikau bisa meramaikan crime di sini. Kapan2 aku nyusul deh.

Last word, makasih atas kadonya nee-chan :'D

Cuma review gaje yang bisa kuberikan untukmu. Cepet2 apdet ya. #haguuu
Find me on:

avasig isn't mine
Quote
Like
Share