Kuantitas Review

Bicarakan tentang Fanfiction secara general di sini.

Kuantitas Review

Sanich Iyonni
Honored Member
Sanich Iyonni
Honored Member
Joined: June 1st, 2009, 8:09 am

July 14th, 2010, 4:03 am #1

Another topik curhatan terselubung dari saya. Maaf menuh-menuhin board ini. m(_ _)m
Sebelumnya, as usual, NO OFFENSE.


Belum lama ini saya melihat sebuah fanfic yang authornya bilang di Author's Note-nya, "Kalo review yang saya dapet kurang dari sekian, saya akan ngapus fic ini."

Membaca itu, perasaan saya langsung dongkol setengah mati. Rasanya pengen banget saya ngomong langsung padanya, mungkin dia memang author hebat yang ficnya selalu menuai banyak review, tapi apa dia nggak tahu betapa dapetin sebuah review tuh sebenernya nggak gampang!? Berapa banyak coba, author yang ficnya luar biasa tapi review-nya seiprit? Dan apakah hanya karena mendapat sedikit review, sebuah fic patut dihapus?

Ternyata, kebanyakan author (terutama di fandom mainstream) cuma menulis untuk mendapatkan review. Makanya banyak cerita picisan yang begitu-gitu aja, tapi reviewnya banyak. Sayang sekali banyak pembaca yang menyukai cerita macam itu. ^o)

Saya sendiri lebih menghargai kualitas review, bukan kuantitas. Iya, tentu saja sangat menyenangkan kalo fanfic kita banyak di-review orang, apalagi kalo isinya pujian semua. Tapi kan nggak semua author bisa seperti itu. Makanya saya gondok banget sama author di atas, mentang-mentang kaya review jadi begitu.

Sedikit review yang isinya menghangatkan hati semua udah bisa bikin seorang author amat bahagia, kan? Kenapa harus menghapus fic kalo review-nya sedikit? Saya nggak habis pikir. Miris banget saya ketika baca A/N itu.

Bagaimana dengan author-tachi di sini? Pernah bermasalah dengan kuantitas review?
Mohon patuhi peraturan Infantrum demi kenyamanan kita bersama.
Quote
Like
Share

Sekar.Nasri
Honored Member
Sekar.Nasri
Honored Member
Joined: November 29th, 2009, 11:35 am

July 14th, 2010, 4:19 am #2

Kuantitas review ya? Hmm.

Karena fic saya kebanyakan bersarang di fandom pinggiran, makanya saya nggak pernah mikir berapa banyak review yang akan saya dapat. Paling jumlahnya sedikit--ketebak lah berapa orang yang akan review, bahkan kita bisa tau siapa yang bakal review saking pinggirnya. Tapi saya nggak peduli. Soalnya, saya tetap senang karena bisa mengisi fandom kesukaan saya (meskipun itu pinggiran)

Tapi buat fandom mainstream dimana saya benaung (red: Naruto), saya sih kadang suka gondok juga kalo sedikit reviewernya, jujur saja, lol. Ampun DJ. Cuma, kalo banyak reviewnya tapi isinya juga cuma "Apdet ya!" atau "Nice!" atau malah curhat "Waah ini kan pairing favoritku!" dan juga "Fave!", saya LEBIH sebel lagi.

Dan,
saya nggak sampe seekstrim dengan contoh yang diberikan Sanich-san lah. Kalo dapet review dikit, yaudah biarkan saja. Menghapus fic itu biasanya saya lakukan kalo saya nggak mampu melanjutkan atau karena saya emang kurang sreg sama fic itu.
you'll find us chasing the sun ☀
WHEN THE DAYLIGHT'S FADING, WE'RE GONNA PLAY IN THE DARK TILL IT'S GOLDEN AGAIN
AND NOW IT FEEL SO AMAZING, CAN'T SEE IT COMING AND WE'LL NEVER GROW OLD AGAIN


fanfiction - blog - twitter


Quote
Like
Share

runo
Premium Member
runo
Premium Member
Joined: July 12th, 2010, 3:07 am

July 14th, 2010, 4:22 am #3

Berhubung saya belum menerima review apapun (iyalah, wong ceritanya aja blom di-post XD), jadi tidak bisa berkomentar banyak

Tapi kalau saya menulis cerita, saya lebih mengharapkan review yang sifatnya membangun. Tidak hanya sekedar pujian saja. Kualitas review yang selalu saya harapkan daripada kuantitas review itu sendiri. Kalau dapet banyak review tapi isinya mencela semua, kan ga enak, ya tho? XD

Review yang jujur, menunjukkan dimana kesalahan saya, apa-apa yang bisa saya perbaiki dan tidak, hal-hal semacam itu yang saya harapkan dari pembaca. Selama komentarnya itu memang punya dasar, saya tidak keberatan setajam apapun isinya.

*lirik postingan sendiri* Hoh, katanya ga bisa komen banyak, malah berderet-deret ngomongnya *dilempar sendal*

Ehem, tapi mungkin author itu perlu semacam pembuktian? Review, dari kacamata umum, bisa menunjukkan seberapa banyak yang membacanya dan berapa orang yang kira-kira menyukainya. Mungkin beliau merasa : kalau tulisannya sepi review, itu berarti orang-orang tidak tertarik dengan ceritanya. Which means, dari sudut pandang penulisnya, "Apa tulisanku ini sebegitu jeleknya sampai ga ada yang mo baca?" XD




>> Btw, fanfic yang bersangkutan ada dimana yak? Jadi penasaran /plak
Quote
Like
Share

sanna-chwan
Honored Member
sanna-chwan
Honored Member
Joined: June 10th, 2010, 7:18 am

July 14th, 2010, 6:05 am #4

Kuantitas ya?

Ada sih yg fic yg sengaja aku translate untuk fandom English-nya. Aku ngarepin review banyak karena yg versi Indonesia-nya yg penduduknya sedikit az bisa dpt 12 review. Tapi, nyatanya cuma ada 1. Lalu apa aku hapus? Wah, nerjemahinnya susah udah dibantu beta readers pula. Biarkan az deh. Mungkin karena yg English itu mainstream jadinya cepat tenggelam.

Klo yg Indonesia, sejauh ini kualitas dan kuantitas review yg ku dapatkan rata2. Untuk beberapa pairing tertentu yg popularitasnya di bawah, aku sih udah siap az yg nge-review sdikit yg penting sih senang dan puas bisa ngebikinnya. Tapi ternyata, entahlah, mungkin karena kisahnya yg agak "mendobrak" pakem atau gimana akhirnya yg nge-review banyak, bahkan muncul penulis lain yg kemudian ikut bikin pairing ini. Akhirnya, aku keterusan bikin crita pairing ini deh. One Shot semua tapi dijadikan satu kyk Collection Drabble gitu. Dan, bisa dibilang aku cukup tersindir juga dgn TS, karena lama2 kok aku ngarepin banyak review ya? Rasanya gimana gitu klo yg chapter kemarin az bisa dapet 10 review kok yg chapter terbaru cuma 2? Mana reviewer yg sebelumnya bilang "Update! Update!" Apalagi rekor bahwa fic tsb tembus angka 100 review, rasanya jadi jumawa gitu. Meski demikian, aku tetap ga ingin nurunin kualitas fic-ku karena aku benar2 cinta pairing tsb dan emang ada keinginan untuk membuat pairing ini popular. Dan aku ga akan se-esktrim itu untuk menghapus chapter yg review-nya cuma 2 tadi.

Tapi seperti yg diutarakan Sekar Nasri, aku juga sebel bgt tuh ama yg nge-review kyk gitu. Dari chapter yg aku bilang review-nya banyak tadi separo-nya kyk gitu. Meski aku ingin banyak review, bukan review seperti itu yg aku harapkan. Klo sebel sih paling cuma ga akan aku reply review.



"Two years we have been meeting under the azure sky, you promised you'd come back, Zack...."
"Two years we have been seperating under the starry sky, you promised you'd save me, Cloud..."

eleamaya's fanworks:
fanfict II fanvid II fanart II fansite
Quote
Like
Share

Dani
Honored Member
Dani
Honored Member
Joined: November 3rd, 2008, 3:38 am

July 14th, 2010, 6:50 am #5

Dulu saya pengen banget dapet review banyak. Dan saat tahun kemarin, baru saya dikenali dan dapet review banyak. Review banyak tapi isinya gak berbobot? Buat apa? Dan sejak saat itu saya gak mempermasalahkan jumlah review, tapi isi review yang dikasih pembaca. Sakit hati juga kan review banyak tapi isinya kayak gak ikhlas ngasih review. >,<
Quote
Like
Share

hansel.
Honored Member
hansel.
Honored Member
Joined: February 13th, 2009, 7:18 am

July 14th, 2010, 7:20 am #6

akakak. jadi inget fic oneshot naruto saya. jumlah ripiu di fic itu lebih banyak dibanding ripiu di fic multichap saya orz.

dan reaksi saya paling cuma, "masih ada yang baca fic abal ini?" xD

rasanya menyenangkan dapet ripiu banyak (siapa yang ga suka?). tapi satu ripiu aja yang panjang dan lebar, udah lebih dari cukup buat saya. kayak fic g untuk gelombang saya, yang ripiu cuma satu (challengernya pula), tapi saya senang soalnya ripiu sanich panjaaang :D. ups, sebut merk :p

hemmm. mungkin buat saya lebih tepat kalo kualitas vs kuantitas kata ripiunya. panjang tapi isinya fangirling smua ("ya ampun si itu begini begitu anu syalala yadda yadda") atau pendek singkat padat ("katakata anda di bagian ini ambigu lebih baik blabla, trus kenapa itu begitu, menilik karakternya seharusnya blahblahblah"). saya sih pilih yang panjang xD.

IN ONE bang BLOOD RUSHED TO THE head
she'd rather fly through the sky than walk with the dead

Quote
Like
Share

Kencana
Honored Member
Kencana
Honored Member
Joined: April 19th, 2008, 7:40 am

July 14th, 2010, 7:45 am #7

Karena saya lebih banyak menulis di fandom pinggiran, jadi saya bersyukur dapet review, walaupun cuma 3 atau 4. Ada yang membaca fanfic saya aja sudah senang. Gak ada keinginan untuk menghapus fanfic.

Current addiction....

Fanfiction I [url=http://kencana_kencana.livejournal.com]Livejournal[/url] I Icons
Quote
Like
Share

himura kyou
Honored Member
himura kyou
Honored Member
Joined: January 18th, 2009, 7:44 am

July 14th, 2010, 8:35 am #8

lol.
kalo dia minta sejumlah xx ripyu baru mau nglanjutin ficnya, yaudah kasih aja ripyu ala Heru Arc sebanyak 2x lipat kuota yang dia tuntut
kitanya puas ngerjain, dianya juga puas dapet ripyu banyak XD
ah, tapi kalo dia memblokir ripyuer anonim, kasih aja ripyu yang isinya puji2 fic dia, tapi dibuat jadi kayak ripyu nyasar XD
tapi ripyu nyasar kliatan ganjil sih kalo rame2 ahah.
ato ripyunya cukup gini aja, "nih ripyu dari saia. jangan aborsi fic yang tak berdosa ini.'
.
walopoun di a/n saia selalu basabasi nulis ripyu plz.. saia mah ga diripyu juga gapapa, sendirinya ga pernah jarang ngeripyu, jadi ga akan dongkol kalo fic saia cuma dapet 1-2 ripyu XD
yang penting uneg2 di dengkul tersalurkan di fic yang dipublish. walo sekarang menderita tabestry syndrome kronis
Quote
Like
Share

Sanich Iyonni
Honored Member
Sanich Iyonni
Honored Member
Joined: June 1st, 2009, 8:09 am

July 14th, 2010, 10:34 am #9

@Ardhan-san: Weleh-weleh-weleh, bawa-bawa nama saya.

Jadi semuanya rata-rata lebih memilih review panjang yang berkualitas ya, daripada kolom review penuh oleh kata-kata "Nice! Update! Fave! Lanjut! Keren! Suka! Bikin lagi!"? Ya, pastinya semua orang pengen begitu kan. Di mana-mana kualitas harus lebih diutamakan dibanding kuantitas--

Tapi gak bisa dipungkiri, kita semua juga pengen dapet review banyak kan? Makanya saya jengkel sama si author yang saya bilang di atas. Persis kayak rasa antipati saya kepada seorang temen saya di sekolah yang bikin banyak orang sebel gara-gara nulis status di Fb, "Sori, gw gak pernah ngerasain gak punya duit tuh!" ketika semua orang mengeluhkan mahalnya biaya perpisahan. -_- ==> curcol
Mohon patuhi peraturan Infantrum demi kenyamanan kita bersama.
Quote
Like
Share

ceritanakecil
Honored Member
ceritanakecil
Honored Member
Joined: December 30th, 2009, 7:04 am

July 14th, 2010, 2:43 pm #10

banyak orang bilang, kalau nulis di fandom mainstream itu bisa dapet banyak review. nyatanya? ficnya malah tenggelem duluan sebelum dibaca -____-" kalo saya pribadi sih, juga pengen dapet kuantitas review yang bisa dikatakan sesuai sama tulisan saya. well, siapa yang gamau dapet review banyak? >:] tapi.. kaya yang udah dibilang di atas, kalo isinya nggak jelas semua, sama aja kaya ga dapet review ya..

atau mungkin semua cerita bagus itu reviewnya harus banyak? yah, sampe sekarang saya masih lumayan berpegang ke prinsip itu kalo buat nyari cerita yang layak dibaca. pertama liat judul, summary -gimana cara dia ngerangkum ceritanya, bahasa yang dipakai, seru/nggak plotnya- setelah itu mata saya langsung pindah ke kolom review dan jumlah kata entah, mungkin itu nggak begitu berlaku di fandom pinggiran. tapi buat fandom yang mainstream, setidaknya prinsip itu lumayan benar.

tapi kalo orang-orang itu ngereview karena suka pairing dan kebetulan fans authornya, nggak peduli ceritanya gimana? >.> ngebantah teori sendiri, lol

entahlah, saya juga masih nggak begitu yakin tentang pendapat tentang kuantitas review. kalo saya mah sekarang nggak begitu mikirin, soalnya sekali nulis, kalo nggak di fandom pinggiran, ya di fandom mainstream tapi charanya nggak mendunia (?) jadi sudah biasa dapet review yang segitu.. saya nggak mau jadi orang yang nulis hal yang tidak begitu disuka hanya karena ingin dapet review. kalo gitu caranya, nggak kerasa kesenangan nulis fanficnya :/ malah tertekan jadinya.

do what you want to do, write what you want to write

guess what will happen next 8D

contact me at :
my stories | my arts | my facebook | my tweets

ava and siggy by me
Quote
Like
Share