It's Just Him

Giselle Gionne
Honored Member
Giselle Gionne
Honored Member
Joined: March 29th, 2012, 1:36 am

May 12th, 2012, 2:34 am #1

It's Just Him

===OO===

It's Just Him project

Story by Giselle Gionne

Resident Evil by Capcom

Genre: Drama / Romance

Rate: T

===OO===

"Selamat datang di Afrika, tuan Redfield. Saya Sheva Alomar, rekan kerja Anda dari B.S.A.A cabang Afrika Barat."

Lelaki tersebut terhenyak, dan membalikkan badannya untuk menyapa seorang gadis manis asal Afrika yang baru saja memperkenalkan dirinya.

"Panggil saja aku, Chris."

Wanita itu mengangguk.

"Baiklah, Sheva. Kita bisa bekerja sama. Semoga pekerjaan kita menyenangkan…"

Terputus.

"…rekan."

Sekelebat bayangan batu nisan yang memahat tulisan sebuah nama dari seorang yang terkasih kembali melintasi pemikiriannya tanpa permisi. Termangu untuk sesaat, mengundang sebuah rasa yang menyentakkan rekan barunya.

"Kau baik-baik saja?"

"Y-ya, aku tidak apa. Baiklah, kita mulai?"

Sheva mengangguk, dan membantu Chris melewati perbatasan. Afrika memang bukanlah sebuah negara yang begitu damai hingga terhindar dari peperangan. Ketika melewati seorang penjaga perbatasan, penjaga tersebut yang merupakan seorang pria segera melakukan inspeksi ketat, termasuk mengambil kesempatan dari meraba tubuh seorang wanita.

Tidak menyukai pandangan tersebut, Chris memahat wajah yang menyiratkan rasa keterkejutannya.

"Kau tidak perlu bersikap menyentuh seperti itu," Sheva menyangkal tangan sang penjaga pria dari tubuhnya, dan melenggang masuk melewati perbatasan. "Baiklah, aku berada di sini untuk membantumu melewati Afrika. Kau tidak familiar dengan tempatnya, bukan?"

Sesaat, terbesit di hati Chris untuk memeluk Sheva, sekadar untuk melepaskan beban pertanggung-jawaban di pundak wanita tersebut setelah melihat kejadian tidak senonoh yang meninggikan intensitas amarah rekan kerja barunya.

"Santai saja, Sheva. Kau mungkin bisa menjadi pemandu tur untuk mengenalkan padaku kota Kijuju."

Sheva tertawa perlahan, dan berjalan bersisian dengan Chris.

"Tentu. Nikmatilah kota ini selagi ada waktu."

Senyum Sheva di siang hari itu berbekas di dalam relung Chris, dan pria ini berjanji akan menjaga senyum tersebut. Ia tidak ingin Sheva kembali melewati kejadian tak senonoh tadi, dan kelak Chris akan merengkuh Sheva ke dalam pelukannya, hanya miliknya.

Dengan cara ia sendiri.

Suatu hari nanti, mungkin?
In the end...
...nothing's really changed.


Quote
Like
Share