Haruskah Ada Romance di Setiap Fic Multichapter?

Bicarakan tentang Fanfiction secara general di sini.
Galaxy Silver
Honored Member
Galaxy Silver
Honored Member
Joined: January 15th, 2011, 4:15 pm

August 28th, 2011, 6:47 am #21

Sebenernya kalo isi cerita udah enak dipandang (?) n bagus sampe ngasilin review yg banyak, menurutku nggak usah. Tapi kadangkala orang2 Indonesia ini (lhoo) masih terbawa2 suasana anak muda yg senang bercinta, jadinya bawa2 genre yg ga seharusnya ada di fanfic-nya; romance. Genre ini bener2 banyak yg pake di setiap fandom. Dan ... sebenernya cerita bakal membosankan kalo ga ada romance sedikitpun. Liat aja film2 barat ato film2 lainnya, walopun genre humor, tapi romance juga nyempil 'kan? Apalagi film hantu. Soalnya, genre ini udah hampir wajib dimanapun. Ga ada genre ini film--eh, fanfiction ga akan asyik.

Tapi tetep aja sih, menurutku genre ini membosankan jika muncul terlalu sering.

"I've met them."

Quote
Like
Share

Megumi Kei
Honored Member
Megumi Kei
Honored Member
Joined: June 1st, 2011, 1:00 pm

September 10th, 2011, 5:17 pm #22

Romance ga harus dimasukkan sebagai genre sih, bisa juga cuma sekedar pendamping. Tapi, biasanya sengaja ataupun ga sengaja, pasti bakalan muncul Romance ditiap cerita. Mau secuil atau seabreg, pasti ada.

Ini hal yang wajar karena kehidupan nyata setiap orang kan Romance semua, buktinya kita bisa lahir n ada di sini Dan mengenai sinetron, kayaknya ga bisa dikatakan genre-nya Romance deh. Soalnya, sinetron kan genre-nya yaa sinetron *plak*

Romance kan artinya:
Romance wrote:is the pleasurable feeling of excitement and mystery associated with love.
Saya ga pernah menemukan yg seperti itu pada sinetron. Yg saya temukan cuma tokoh utama yg hilang ingatan, ketabrak mobil, punya leukimia, orang tuanya ketuker, punya kembaran yg udah lama kepisah, yg marahnya teriak2 + mata melotot, n yg sedihnya nangis sambil hujan2an ' 'b *ditendang keluar tret*
[+] spoiler
New Story
New! I Like 'em Feisty | BLEACH | NnoiIchi | Canon Setting

When Cinderella Meet The Prince
Chapter 2 | BLEACH | GrimmIchi/NnoiIchi/KenNnoi
♔ FanFic ♔ Pixiv ♔ MeguMegu ♔


Impassive is the coolest thing. EVER.



userbar thanks to beloved TheSilverFrenzy
Quote
Like
Share

sanna-chwan
Honored Member
sanna-chwan
Honored Member
Joined: June 10th, 2010, 7:18 am

September 11th, 2011, 2:43 pm #23

Jadi inget film hollywood, mau genre-nya apa kok kyknya unsur ini tetep ada (adegan kissing atau adegan tidur yg harusnya bisa dibuang). Tapi aku lebih suka klo cuma hint doang sih daripada terlalu melenceng dari genre/tema/alur besar yg sudah disepakti, kayak manga shounen selama ini. Emang butuh pemanis sih hehehe...


"Two years we have been meeting under the azure sky, you promised you'd come back, Zack...."
"Two years we have been seperating under the starry sky, you promised you'd save me, Cloud..."

eleamaya's fanworks:
fanfict II fanvid II fanart II fansite
Quote
Like
Share

ceritanakecil
Honored Member
ceritanakecil
Honored Member
Joined: December 30th, 2009, 7:04 am

November 30th, 2011, 8:01 pm #24

WAAAAHHHH INIII.
saya nggak niat masukin romance sih.. berhubung tokoh di fic saya cowok semua, dan saya emang nggak sreg banget kalo ada cewek di antara mereka. tapi bukan BL! friendship family gitu.

tapi iya juga sih. banyak orang yang suka romance. saya juga sebenernya pengen masukin, kepikiran mulu dari kemarin, cuman keadaan FF saya kayak gitu, bingung mau masukinnya gimana : |

guess what will happen next 8D

contact me at :
my stories | my arts | my facebook | my tweets

ava and siggy by me
Quote
Like
Share

ambudaff
Honored Member
ambudaff
Honored Member
Joined: December 7th, 2007, 3:46 am

December 1st, 2011, 1:19 am #25

Kalau fanfic diibaratkan masakan, dan romance dianggap gula, tentu tergantung masakannya kan? Kalau mau bikin kolak, ya harus banyak gula, tapi kalau mau bikin tumis kangkung, gula sesudut sendok teh juga udah cukup. Kalau ada tukang masak yang maksa harus selalu ada gula yang banyak dalam masakannya, nanti bikin kolak kangkung dong?

oke ambu, mau masak sih masak aja, jangan sambil OL Infantrum
Alex Rowe - Kang Mae - Severus Snape
Quote
Like
Share

aicchan
Honored Member
aicchan
Honored Member
Joined: January 30th, 2009, 4:05 am

December 1st, 2011, 2:06 am #26

Romance dalam multichap~ kalo buat aku sih itu bisa jadi bumbu penyedap, tapi ga juga jadi unsur yang memonopoli. biasanya sih buat selipan2 diantara ketegangan aja, jadi enggak seluruh chapter isinya yang lovey dovey syalala begitu, yang ada pada eneg juga yang baca ==

Kadang juga meski multichap saya isinya family, pasti disempilin itu romance^^ hihihi...

tapi wajib enggaknya ya kembali ama author masing-masing deh

Unbreakable Bond
FFn | FACEBOOK | deviantART |TWITTER

Peraturan ada bukan untuk mengekang, tapi untuk kebaikan bersama.
Silahkan Dibaca
Quote
Like
Share

Apo
Premium Member
Apo
Premium Member
Joined: November 18th, 2008, 7:49 am

December 1st, 2011, 3:53 am #27

Menurut gue, dibilang wajib sih nggak juga. Pilihan romance dimasukin atau nggak itu ya kembali lagi ke penulisnya aja.

Tapi, gue pernah belajar tentang kajian film (sedikit banyak bisa disambungin dikit sama fiksi kali yaa -__-), akan sedikit lebih seru jika ada romancenya dikit sebanyak 10-20%. Ya itu dia, fungsinya sebagai pemanis dan penarik perhatian.

Novel kaya Sherlock Holmes aja ada, walaupun super-super implisit. Bukan romancenya dalam kasus ini, tapi kemunculan si Irene Adler itu loh yang dikatakan sebagai "perempuan yang paling diakui Sherlock". Mengenai benar atau nggaknya ada romance di antara mereka, ya itu kembali ke persepsi masing-masing orang. Tapi, tetap saja itu disebut "bumbu pemanis" juga.

Tentang wajib ada atau nggaknya, ya terserah penulisnya sajahlaah...


Fanfiction: Dua Sisi ? COMPLETE:

Taste the forbidden. Adore the contradiction.
Draco-Hermioneship

Quote
Like
Share

KuroYuki
Intermediate Member
KuroYuki
Intermediate Member
Joined: September 27th, 2011, 4:49 am

December 1st, 2011, 12:22 pm #28

ngga harus, suka suka authornya mau diselipin romance atau genrenya dibuat romance
tapi kalo dari aku sendiri, aku paling ngga demen ada romance di ceritaku. kenapa? soalnya rata rata romance itu kurang lebihnya sama semua, dan jadinya terkesan klise. sedangkan aku sendiri paling ngga demen kalau ceritaku klise (karena aku sering kritik ke temenku "ce, ko ceritanya gampang ditebak, ga seru ah" lalu males baca lagi)

<< orang yang ga pernah nulis romance karena sebenarnya alergi romance, terakhir kali aku nulis romance rasanya mau garuk garuk punggung dengan hebatnya. maka akhirnya romance jejadian itu kuhapus selamanya dari laptop
Quote
Like
Share

Silent Afterglow
Honored Member
Silent Afterglow
Honored Member
Joined: December 23rd, 2010, 9:52 am

December 1st, 2011, 12:40 pm #29

Romance ya...

Sebetulnya nggak harus ada, tapi romance itu, pemanis bukan? Bagi saya, rasanya menyenangkan melihat perkembangan sebuah karakter dalam relasi dengan karakter lain, bagaimana mereka saling mengubah satu sama lain. Seperti pepatah bilang, besi menajamkan besi, manusia menajamkan sesamanya. Bisa diterapkan pada karakter juga bukan? Dalam universe mereka, mereka adalah sebuah makhluk hidup yang utuh.

Lagipula bagi saya, romance itu sebuah hal yang tidak bisa dilepaskan dari hidup kita. Romance mempengaruhi nyaris semua aspek kehidupan. Karena kita mikirin si dia, kita nggak konsen ngapa-ngapain.

But, ini adalah hal yang relative sekali lagi. Jadi, terserah mau ada romance apa nggak. Toh, banyak juga fic yang tidak memiliki romance tapi menarik untuk dibaca.
"I will shoulder the burden."
~Kain Highwind, Dissidia [012] Final Fantasy~


&#9834;|&#9834;|&#9834;|&#9834;|



Peraturan ada bukan untuk jadi pajangan. Mohon ditaati.
Ini, ini, dan ini juga bukan pajangan.
avasig (c) me
Quote
Like
Share

Deleted User
Deleted User

December 1st, 2011, 2:51 pm #30

Kelihatannya dari pendapat teman2 diatas udh jelas nga harus.

Menurutku sih nga mesti. Klu memang ficnya fokus bukan cinta ya kenapa harus?

Nga usah jauh-jauh deh, misalnya di Bleach tetap aja (secara implisit) ada walaupun sang author fokusnya shonen. Naruto sama.... Harry Potter ada walaupun cerita intinya adventure/fantasy juga ada... karya luar biasa seperti Lord of the Rings juga ada...

Kembali keputusan sang author.

Intinya kasih saat perlu, klu nga mau fokus situ ya implisit aja.
Quote
Share