ambudaff
Honored Member
ambudaff
Honored Member
Joined: December 7th, 2007, 3:46 am

November 10th, 2011, 1:54 am #21

Gyaa! Ada sekuel-nya! Ayo, ayo, siapa lagi yang mau nyumbang RGF!

@Ann-chAn: ayo bikiiin! Semakin banyak, semakin rame!

@Zen:
1. Case 1: baca kalimat-kalimat awal, berasa baca The Great House in the Prairie... Eh? Ke mana fic itu sekarang? Dihapus ya? Yaaa, padahal udah ambu masukin ke nominasi... Eh, tapi coba cari lagi deng, kali aja disembunyiin hantu #nyengir
2. Dan nama-namanya: Bunga, Mawar, Melati, hihi. Berasa baca koran berita perk--eh, gajadi deh #ditimpuks
3. Case 2: hihi. Keren, yang mau publish Screenplay harusnya baca ini XDD
4. Dan soal gaya tulisan tuiter yang seperti 3 Zen, kali aja memang ada 3 kloningan Zen di dunia fanfiksi ini. Kan, kita lagi ngomongin perhantuan #nyengir #dicelupinkekolamdarah XD
5. Kalau baca ketiga cerita ini, jadi kebayang film Supernatural deh~
6. Oya, kalau memang ada beneran di dunia sana, mestinya ditertibkan dong. Jadi, para hantu nggak bisa seenaknya bikin perubahan di Infantrum. Harus diangkat satu moderator hantu, jadi dia yang mengkoordinir semua pekerjaan yang seharusnya dikerjakan oleh para hantu...

Siip Zen! Ayo, siapa lagi yang mau nuliiiiiis?

@Fleddie Melkuli: seconded, the best in RGF. Tahun depan biar para panitia bikin subkategori ini #nyengir
Alex Rowe - Kang Mae - Severus Snape
Quote
Like
Share

Zen.X.F
Honored Member
Zen.X.F
Honored Member
Joined: October 2nd, 2009, 1:53 am

November 10th, 2011, 8:25 am #22

Wuahaha, makasih ambuuuu udah di-ripiu panjang. Ohoho.
wrote:Oya, kalau memang ada beneran di dunia sana, mestinya ditertibkan dong. Jadi, para hantu nggak bisa seenaknya bikin perubahan di Infantrum. Harus diangkat satu moderator hantu, jadi dia yang mengkoordinir semua pekerjaan yang seharusnya dikerjakan oleh para hantu...
SEREEEEEM orz #salahemot
Quote
Like
Share

suzu
Honored Member
suzu
Honored Member
Joined: September 20th, 2009, 7:59 am

November 10th, 2011, 9:48 am #23

...ini epic, sungguh
gara-gara hantunya kloning rame-rame (?) ampe guest-nya ada 666 gitu, saya jadi parno kalo mau liat daftar orang-orang yang nge-view topic lol /plak
dan--menohok banget, seperti yang sudah dikatakan oleh senpai-tachi di atas. ngaku dosa kalo saya banyak nelantarin klaim challenge orz saya ndak mau dihantui tidaaaak /dor
saya bersyukur tidak membaca ini saat tengah malam
"Aku sudah lelah dengan semua ini."
- Furihata Kouki, 16 tahun, mengenai keposesifan Akashi

/udah
Quote
Like
Share

Silent Afterglow
Honored Member
Silent Afterglow
Honored Member
Joined: December 23rd, 2010, 9:52 am

November 10th, 2011, 12:26 pm #24

...
ngakak
wrote:"Selesaikan apa yang telah kau klaim."
...ASTAGA FARF-SAN MAAF CELENGMU YANG THE SEVEN PHASES OF LIFE NGGAK KELAAAAAAAAR DDD: /plak

Wah, itu nancep banget tuh yang punya Zen. Yang mau publish Screenplays harusnya baca tuh #nyengir

Okeeee, saya bakal nulis kalo ada kesempatan /PLAK
"I will shoulder the burden."
~Kain Highwind, Dissidia [012] Final Fantasy~


♪|♪|♪|♪|



Peraturan ada bukan untuk jadi pajangan. Mohon ditaati.
Ini, ini, dan ini juga bukan pajangan.
avasig (c) me
Quote
Like
Share

aicchan
Honored Member
aicchan
Honored Member
Joined: January 30th, 2009, 4:05 am

November 11th, 2011, 12:18 am #25

Saya ga berhasil nyelesein satu celenj #kabur sejauh mungkin dari farf-san# *dihantui

Baca punya Ambu-san mah ekspresinya senyum-senyum gaje begitu. Eh... pas baca sekuel punya si Zen langsung tolah toleh kiri kanan. Buset ya nih anak sebiji kalo nulis horor #nyiapinpancibuatnabok #ditabokduluan

ga tau mau komen apa. yang jelas ini EPIC banget!!! Huwa!! Saya akan berhati-hati supaya ga digentayanin ama para penghuni infant ini. Waauuu!! #kabutpakejet

Unbreakable Bond
FFn | FACEBOOK | deviantART |TWITTER

Peraturan ada bukan untuk mengekang, tapi untuk kebaikan bersama.
Silahkan Dibaca
Quote
Like
Share

ichi
Honored Member
ichi
Honored Member
Joined: August 19th, 2010, 11:45 am

November 11th, 2011, 2:20 pm #26

#scrollatas #scrollbawah

satu kata: JLEB ;A; #mati #kuburdiri terutama bagian celeng, aaah ;A; #tolehkanankiri #merinding

tapitapitapi epic. teutama bagian 666 members itu o_______o"
'hush, the world's watching us.'


FFN; AO3; HOME; TUMBLR
Quote
Like
Share

dinaffa
Intermediate Member
dinaffa
Intermediate Member
Joined: August 10th, 2011, 2:50 pm

November 12th, 2011, 3:34 pm #27

#datengbikinrusuh

Waaaaaaaaaaaaaaaaaaaaiiii! Celeng(?)ku ada yang belum kelar. Dua buah walau dua-duanya lagi dikerjain juga XD
*Nyiapin bawang putih buat nangkal hantu*

Waktu baca punyanya Zen-san, entah kenapa kok aku bisa noleh kiri kanan, depan belakang, atas bawah ya? Merinding! AKu juga dodol, bacanya kok malem-malem. Yah, semoga aja bisa tidur nyenyak .___."

*Lirik tret Hantu Infantrum yang satu lagi*
Waktu yang kejadiannya si Silvy sama Sanich-san, aku lihat komen mereka di ShoutBox, aku gak takut soalnya si hantu udah ngaku #digemplang.
Nah, yang 13 guest itu lo, bikin merinding. Bikin aku keseringan lihat member yang lagi OL. Jadi sering juga nge-refresh index Infantrum. Ngelihat daftar guest yang bertamu.

Yah, berdoa saja, Semoga gak dihantui Hantu Infantrum.
... what is wrong, with me?


Datanglah dan patuhi link no empat
1 2 3 4
Yang biasa kusebutkan dengan angka XD
Quote
Like
Share

himura kyou
Honored Member
himura kyou
Honored Member
Joined: January 18th, 2009, 7:44 am

December 1st, 2011, 4:02 pm #28

a/n
1. Bukan berdasarkan kisah nyata
2. Bukan merupakan fic self-insert
3. Bukan merupakan curhat terselubung.
4. Tidak berhubungan sama sekali terhadap animanga desperet berjudul Sayonara Zetsubou Sensei karya Kumeta Kouji.
Sayonara Zetsubou Mimin
.
Kuliah padat membuatnya putus asa. Tugas bertumpuk membuatnya putus asa. Anjing lewat membuatnya putus asa. Tidak ada yang tidak membuatnya selalu kehilangan asa dalam hidup. Hari demi hari dilalui dengan keputusasaan tanpa setitik cahaya. Hanya nanar pancaran aura madesu darinya yang memberitahukan dunia bahwa dia masih ada, masih hidup, mungkin.
.
Itulah ...err, sebut saja Rafflesia. Makhluk yang tidak pernah sekalipun berpikir positif terhadap apapun. Dunia nyata membuatnya putus asa. Dunia maya membuatnya lebih putus asa. Tidak pernah dalam dengkul suramnya terbayang akan diserahi jabatan menjadi administrator sebuah forum fanfiksi yang ia ikuti.
.
"Menjadi admin membuatku putus asa!"
.
Rafflesia meratapi deretan panjang pada agenda admin yang harus dilaksanakan untuk membenahi forum yang masih sangat berantakan sepeninggal pendahulunya. Moderator-moderator magabut, berlusin-lusin dobel tret, berpuluh-puluh off topic oneliner, beratus-ratus member yang switihanibani. Tombol-tombol keyboard telah retak di sana-sini bekas jedukan kepalanya setiap kali online.
.
Untunglah ia tidak sendiri, masih ada Kamboja yang menjadi admin bersamanya. Mengurus forum menjadi terasa lebih ringan. Begitu seharusnya.
.
"Ayo kita ubah warna username supaya lebih meriah."
Dan tidak sedikit penghuni forum membuas minta warna ini itu dengan enaknya.
"Ayo kita ubah skin forum untuk ganti suasana."
Dan tidak sedikit penghuni forum membuas minta skin ini itu tanpa pikir panjang.
"Ayo kita ubah kursor forum untuk sementara waktu demi menghalau kemungkinan datangnya troller."
Dan semua penghuni forum membuas tak terkendali tak mau tahu tak mau peduli.
.
"Forum ini membuatku putus asa!!"
.
Sebagai pihak yang turun ke lapangan untuk menghadapi amukan massa, Rafflesia telah menggelundung jauh melampaui batas yang ia mampu. Sumbu yang panjangnya ratusan kilometer pun pada akhirnya akan tetap habis bila tersiram minyak jelantah dan tercolek puntung rokok yang belum padam. Tanpa sepengetahuan Kamboja, Rafflesia berniat melakukan sesuatu terhadap forum tersebut.
.
"Ha... Hahaha... HAHAHAHA!!"
.
Rafflesia tertawa, bukan karena ia bahagia. Ia putus asa. Layar monitor menampilkan Admin CP. Sehari penuh ia telah mengubah seluruh isinya mulai dari skin banner kursor icon emoticon dan segalanya. Kini, tinggal satu langkah lagi, tinggal memencet tombol submit. Dan selesailah semuanya. Semuanya. Hahaha.
.
Klik.
...?
Klik. Klik. Klik. KLIK KLIK KLIK KLIK!!
.
"Kenapa submitnya tidak jalan!? Submit membuatku putus asa!!"
.
Mouse di tangannya sudah jebol. Tombol submit di CP masih anggun bertengger di tempatnya. Cuaca cerah di luar, bahkan suara burung-burung berkicau dengan riangnya tidak mengurangi keputusasaannya. Tidak ada tanda-tanda modem rusak juga. Ini tanggal muda, ia sudah membayar tagihan internet, err, orangtuanya yang membayar sih. Eniwe, intinya dia tidak bisa mengeksekusi rencana yang telah dipersiapkan saking putus asanya.
.
Tiba-tiba layar monitor meredup. Memangnya komputer bisa lowbat?! Rafflesia makin putus asa. Ia terlalu sibuk menjeduk-jedukkan kepalanya ke keyboard untuk menyadari tampilan layar monitornya telah berubah.
.
DUK! DUK! DUK! krieet... DUK! DUK! DUK! DUK! krieet... DUK!DUK!
.
Bahkan suara aneh yang berderit dari speaker komputernya pun tidak ia sadari saking kerasnya suara kepala yang beradu jeduk dengan keyboard.
.
"Aku putus asa!!"
.
Rafflesia menengadah ke langit-langit mengumandangkan keputusasaanya, membebaskan segala kesah yang membendung di hatinya. Masih sambil menjambaki rambutnya, ia mengembalikan pandangan ke layar monitor yang baru ia sadari tampilannya telah berubah. Yang di depannya bukan lagi halaman Admin CP, melainkan halaman member profile.
.
Sebuah halaman member profile yang biasa. Menampilkan informasi standar seperti status, kontak, tanggal lahir, avatar dan signature. Avatar yang berupa seorang pemuda berkimono memegang tali tambang tersimpul lingkaran, dan signature berupa pemuda itu sedang gantung diri di sebuah pohon gersang di padang tandus.
.
Itu adalah halaman member profile Rafflesia.
.
Tentu saja Rafflesia bingung, ia tidak ingat pernah membuka tab member profile miliknya sendiri. Segera ia kembali memegang mouse untuk bertindak. Namun sebelum kursor bergerak, ada hal lain yang bergerak di layar monitor tersebut. Pemuda di avatar dan signaturenya bergerak. Menoleh ke arah Rafflesia.
.
kriet... krieet...
.
Derit tali tambang yang menggantung di pohon terdengar lirih.
.
"Menyalahkan orang lain dan hal lain atas ketidakmampuan sendiri."
"Menganggap mereka sumber masalah, justru kau yang paling bermasalah.”
"Menggunakan kekuasan admin untuk mengacau tempat tinggalku."
"Jangan menodai tempat tinggalku."
.
Pemuda di avatar dan signaturenya bersahutan. Rafflesia hanya bisa kaku terbujur menyaksikan hal yang baru saja terjadi. Ia tidak sempat untuk gemetar. Tidak sempat untuk teriak. Tidak sempat untuk mencabut kabel komputernya. Tidak sempat untuk kabur.
.
.
"Dikiranya listrik gratis?!"
.
Esoknya ibunda Rafflesia mengamuk di pagi buta. Bagaimana tidak, komputer rumahnya menyala dari kemarin malam. Pasti anaknya langsung pergi tidur tanpa mematikannya terlebih dulu. Sambil ngomel-ngomel ia melabrak kamar anaknya. Tapi nihil. Segera ia berpindah ke dapur, mungkin saja anaknya sedang sarapan sebelum mandi. Tapi nihil. Dicarinya ke toilet. Tapi nihil. Ke gudang. Tapi nihil. Ke atas genteng. Tapi nihil.
.
"Apa mungkin Raffles lagi jogging di luar?"
.
Tapi nihil.
.
.
Kamboja mendengus. Sudah seminggu ini ia tidak bisa menghubungi Rafflesia. Masih ada beberapa hal yang ingin ia rapatkan mengenai forum yang mereka urus. Sms, email, pm, fb, tuiter, shoutbox, tidak satupun yang Rafflesia balas. Memang Rafflesia selalu anonymous setiap kali online. Walau seminggu ini ia sama sekali tidak mengepost apapun, Kamboja bisa mengetahui kalau rekannya sedang online dari member profile. Bahkan Rafflesia selalu tampak online setiap kali Kamboja mengeceknya. Setiap hari. Setiap jam. Setiap menit.
.
"Huuh. Padahal masih sempet ganti avatar dan signature. Kenapa ga dibales-bales sih?"
.
Sekali lagi Kamboja mendengus memandangi avatar dan signature Rafflesia yang baru. Tidak banyak perubahan sebenarnya. Masih tetap tali tambang yang melingkar di avatar. Masih tetap tali tambang yang menggantung di pohon gersang di signature. Namun tidak ada lagi pemuda berkimono, melainkan seorang gadis.
.
"Tapi niat banget sih? Sampai ngedit chara di avatar dan signaturenya jadi mirip Rafflesia-san sendiri. Hahaha, aku inget banget waktu gath kemaren, model rambutnya sama, bajunya juga tipe-tipe yang biasa dia pake. Dasar aneh. Hahah."
.
Kamboja tidak terlalu memikirkanya, member-member yang lain juga tidak terlalu mempedulikannya. Namun satu hal telah tertanam dalam bawah sadar mereka. Bahwa nanar pancaran aura madesu dari avatar dan signature milik Rafflesia memberitahukan mereka bahwa dia pernah ada, pernah hidup, mungkin.
.
Tamat(?)

.
Lolol ga pernah bikin cerita horror .__. maap kalo jadinya ga nyeremin.
oya, hal yang ingin dilakukan saia Raffles di Admin CP ntu... ngeganti skin, banner, kursor, icon topics, emoticon, dlldslbdst dengan 1 tema, yaitu... Sxxxxxgantengbikinmeltingtralala
jadi sebenernya... dia lagi mau kamikaze ke infanforum tersebut. Daripada zetsubo sendirian mending zetsubo bareng (??) tapi saia bingung gimana nyelipin hal paling krusial ini ke dalam cerita #pentingbanget #ditendangkesiberia

Oya, yang nulis ini bukan kyou, tapi ibunya. Udah berapa hari belum pulang, tau2 ada sms dari nomer cantik (08 13 666 13 666 13), isinya minta tolong saya buka file ms word di komputer trus ngepost ini ke sini. Untung isi sms nya detail banget. Saya ga mudeng apa-apa soal komputer apalagi internet. Buka komputer paling buat main mahjong soliter. Yang minesweeper bikin emosi kalo dapet bom. Kalo freecell dari dulu saya ga bisa. Ada yang mau ngajarin?

krieet... krieeet...
Quote
Like
Share

Zen.X.F
Honored Member
Zen.X.F
Honored Member
Joined: October 2nd, 2009, 1:53 am

December 1st, 2011, 5:26 pm #29



Posting ini membuatku putus asa #plak I-ini fic genrenya apa? Horror/parody bukan ya (?) Soalnya saya di tengah malam buta ini ngebacanya merasa tercekam (?) tapi sambil ngakak-ngakak.

Oke, serius, waktu tulisan "krieeeet" yang terakhir itu trus langsung berhadapan sama siggy Kyou-san yang madesu gantung diri, langsung merinding. Sumpah kebayang itu Sasu Marasu dalam kegelapan noleh sambil nyela kita-kita yang mau nyampah di Infant. Sa-saya ngga mau ditarik masuk ke ava dan diperangkap di situ orz. Mu-mulai sekarang saya mikir-mikir dulu deh kalo mau bikin tret (?) #kurangadahubungannya

RGF yang satu ini epic marepic! Dan sebetulnya gore banget meskipun tak ditampakkan (?). Saya suka repetisinya. Tapi nihil, tapi nihil, tapi nihil. Lalala membuatnya putus asa. Lilili membuatnya putus asa. Lululu membuatnya putus asa. KEREN

Dan ternyata budaya memakai nama bunga masih terbawa ke sini, yang dipilih bunga bangkai pula orz #dibanting
Quote
Like
Share

aicchan
Honored Member
aicchan
Honored Member
Joined: January 30th, 2009, 4:05 am

December 1st, 2011, 11:59 pm #30

ZETSUBOUSHITAAAAA!!!
Mbah Kyou ini membangkitkan sisi terpuruk saya yang biasanya selalu terkunci rapat di ujung kesadaran saya #orz

Tapi kesan horrornya dapet banget. untung bacanya pagi-pagi terang benderang begini. Lha kalo bacanya pas malem Jum'at kemaren bisa beneran kejadian itu *merinding seandainya yang terjadi pada mbah Kyou Rafflesia di sana terjadi pada saya dengan siggy yang berdarah begitu*

ini KEREN banget!!! Mulai sekarang diriku akan mencoba untuk tidak terlalu sering mengomel pada mimin sekalian, meski saya ga bakal bisa terima kalo semua aspek di infant ini berubah jadi 'dia'. NOOOOOOO!!!!

PS : apa saya termasuk momod yang magabut ya?? #kabursejauhmungkin

salam
Peace~

Unbreakable Bond
FFn | FACEBOOK | deviantART |TWITTER

Peraturan ada bukan untuk mengekang, tapi untuk kebaikan bersama.
Silahkan Dibaca
Quote
Like
Share