biaaulia
Newbie
Joined: October 3rd, 2009, 7:16 am

November 27th, 2011, 2:38 pm #161

Prompt : Hair / Rambut
Fandom : Ryokubita OC
Chara : Keenan Raikagi & Kazusa Araide
"Dou?"

Boleh jujur?

"... bagus."

Keenan Raikagi menyunggingkan senyum setengah hati, mengerjap-ngerjapkan matanya yang terus terpancang pada sosok sepupu kesayangannya tersebut tanpa henti. Bahkan suara anime Dear Boys yang sudah kembali diputar setelah jeda iklan tadi terabaikan olehnya. Bola basket yang tengah dipeluknya bergeser kesana-kemari di pangkuannya, termainkan oleh kedua tangannya yang jelas sekali mencari sesuatu untuk mengalihkan perhatiannya. Untuk berhenti menatap gaya rambut terbaru sepupunya itu.

"Bagus, kan? Masa kata Kazuhiko rambutku terlihat aneh. Seperti tokonya Dai-sama," ia melanjutkan, berjalan sambil terus mencerocos heboh mendekati sosok Keenan di sofa ruang rekreasi, yang buru-buru mengembalikan atensinya ke anime favoritnya tersebut. Kalau tidak ingat hari ini tanggal berapa, mungkin Keenan sudah akan berkata jujur sambil mengejeknya seperti biasa. Bukannya berbohong begini. Kazuhiko hebat juga.

"... lagipula ini kan tidak permanen. Hanya sementara. Eh, Ken-chan, kau dengar tidak sih?" gadis itu merajuk, menjitak puncak kepala Keenan keras-keras. Mengaduh, pemuda Raikagi itu hanya bisa menggumamkan 'ya' pelan sambil mengusap puncak kepalanya, "Sudah ah, aku mau cari Megu-chan. Jaa!"

Boleh jujur?

Sebenarnya, sejak tadi Keenan ingin bilang hal yang sama seperti yang diucapkan Kazuhiko. Bahwa rambut Kazusa yang dicat ungu gonjreng itu benar-benar mengingatkannya pada tukang tongkat sihir nyentrik di Jumonji.

Sayang ia terlalu takut pada Kazusa fire milik gadis itu. Apalagi saat ia sedang dalam masa-masa mengerikannya.
ABAL =)) *kembali bertapa untuk bikin ff Shinkenger*
Next prompt : Future / Masa depan

A moment, a love, a dream aloud
- Sweet Disposition, The Temper Trap -
Quote
Like
Share

ofpetrichors
Premium Member
ofpetrichors
Premium Member
Joined: October 8th, 2009, 9:44 am

November 27th, 2011, 2:53 pm #162

Prompt : Future/Masa Depan
Fandom : Original
Character : Yamada Kyosuke & Aikawa Fuyuki
Sepasang sejoli itu duduk di pinggir pantai, menikmati langit senja berwarna oranye kemerahan. Tangan Kyosuke menggenggam tangan Fuyuki erat, seakan tahu kalau minggu depan mereka akan diikat dengan janji suci pernikahan, tak akan bisa dipisahkan oleh siapapun lagi.

"Kau siap, Fuyuki?" Kyosuke tersenyum, matanya yang berwarna cerah memandang lurus mata hitam Fuyuki.

Fuyuki mengangguk. "Aku siap untuk menjalin masa depan kita. Bersama..."

Senyum di wajah Kyosuke semakin melebar. "Disaat suka maupun duka?"

"Disaat senang maupun susah..." Fuyuki melanjutkan, bibirnya membentuk senyum seperti Kyosuke.

Lalu Kyosuke mempererat genggamannya pada tangan Fuyuki, mendekat dan mencium pipinya perlahan lalu melanjutkan.

"Sampai maut memisahkan kita..."


Next prompt : Head/Kepala

"Our lives are not our own. From womb to tomb, we are bound to others. Past and present. And by each crime and every kindness, we birth our future." - Cloud Atlas

I speak, people read, I write.
Quote
Like
Share

biaaulia
Newbie
Joined: October 3rd, 2009, 7:16 am

November 29th, 2011, 4:29 am #163

Prompt : Head / Kepala
Character : Shinichi Tsukishirou - Athaya Syarif

".....kamu ngapain, himechan?"

Pemuda Asiatik khas orang Jepang itu mengernyit saat mendapati sosok gadis di sebelahnya tengah mengamati kepalanya, terkadang menyentuh--bahkan meraba-raba seenaknya
. Awalnya sih ia tak keberatan--ehmsukaehm malah. Lama-lama kesal juga, sedang enak-enaknya leyeh-leyeh sambil nonton basket, malah diganggu.

"Kepala kamu kok gede sih?"

Gubrak.

"Penting, ya?"

"Nggak," nyengir polos, himesamanya menarik kembali tangannya, menatap Shin dengan wajah inosen. Menghela napas, ia menoyor kepala gadis itu pelan, gemas.

"Terus kamu ngapain, himechan?"

"Iseng," lanjutnya, masih dengan cengir polos yang sama, "Pengen tahu kepala kamu lebih gede dari kepala aku atau nggak. Soalnya kamu lebih sombong dan nyebelin daripada aku."

".....itu konotasi, baka!"
Next prompt : Pundak / Shoulder

A moment, a love, a dream aloud
- Sweet Disposition, The Temper Trap -
Quote
Like
Share

hansel.
Honored Member
hansel.
Honored Member
Joined: February 13th, 2009, 7:18 am

December 1st, 2011, 3:33 am #164

Prompt: Pundak / Shoulder
Fandom: *berusaha mencari fandom apa yang cocok*
Chara: *masih dipikirkan siapa yang sesuai*
“Pinjam pundak.”

“Buat apa?”

“Capek.”

“Sana tidur. Anak kecil ngapain masih bangun jam segini?”

“Tapi aku masih mau di sini sama kamu,” jeda. Suara melirih dengan pulasan nada merajuk yang kental, “Kan kangen.”

Sebuah helaan napas, gerutuan singkat yang samar terdengar, semburat merah merayapi pipi, dan tangan sang pemuda bergerak merengkuh bahu lawan bicara untuk menghapus spasi di antara mereka. Pandangannya kembali diarahkan pada buku yang dibaca sedari tadi, dengan lengan kiri masih mendekap erat, “Go ahead.”

“Ehehe,” dengan cengiran lebar dan wajah bersemu sumringah, sang gadis mengistirahatkan kepala pada pundak kekasihnya. Kantuk mulai memberati kelopak matanya, “Lullaby

“Jangan ngelunjak.”
pas 100 kata sesuai word count ms word /////////

next prompt: choice/pilihan

IN ONE bang BLOOD RUSHED TO THE head
she'd rather fly through the sky than walk with the dead

Quote
Like
Share

Silent Afterglow
Honored Member
Silent Afterglow
Honored Member
Joined: December 23rd, 2010, 9:52 am

December 1st, 2011, 11:52 am #165

Prompt: Choice/Pilihan
Fandom: ...Masih belum bernama.
Character: Fortner Siblings.
Warning: Implicit incest.
"Itu adalah pilihanku...Dan aku tidak menyesalinya. Tidak ada yang kusesali." Tersenyum lemah, namun sorot mata si pemuda yang biru itu mewakili apa perkataannya: tidak ada yang ia sesali. Meskipun ia harus mengeluarkan semua energinya, bahkan energi untuk menopang kesadarannya, energi untuk menopang apa yang menjadi arti eksistensi sebuah makhluk, kehidupan. Nafasnya makin tersengal-sengal, sementara tubuhnya terbaring lemah.

Ha, seorang Mystic yang ditulis dalam sejarah sebagai seorang Mystic terkuat sepanjang sejarah ras itu, terbaring lemah, untuk setiap tarikan napas saja harus menghimpun kekuatan lebih.

Tragis?

Tentu.

Griselda terdiam, air mata menggenang, kesedihan yang sangat terpancar dari sorot matanya yang biru air. "Aku tahu...Kau tidak akan pernah menyesal dengan pilihan ini."

Menggenggam tangan sang kakak, lalu terdiam. Air mata membentuk empat sungai kecil yang mengaliri pipinya, dan membasahi tangan Al, membasahi tanah yang kering, di atas tanah di mana tidak ada yang tumbuh sebelumnya.

"Pilihan...Yang tidak akan kau sesali."

KENAPA FAIL.

Next up: Mosquito / Nyamuk
"I will shoulder the burden."
~Kain Highwind, Dissidia [012] Final Fantasy~


♪|♪|♪|♪|



Peraturan ada bukan untuk jadi pajangan. Mohon ditaati.
Ini, ini, dan ini juga bukan pajangan.
avasig (c) me
Quote
Like
Share

b e l s
Honored Member
b e l s
Honored Member
Joined: November 6th, 2010, 3:42 pm

December 6th, 2011, 10:25 am #166

prompt: mosquito/nyamuk.
fandom: ori.
chara: zazu, zuzi.
"Ish! Ish!" Zazu mengaduh. Tulis-menulisnya terhenti di tengah jalan.

"Apa, sih?"

"Ngga tau! Tanganku bentol-bentol semua! Kerjaan nyamuk, nih!"

Zuzi hanya menghela napas pendek. Masalah kecil, toh. Lantas ia meninggalkan kamar, meninggalkan Zazu yang menggaruk tangan bentol-bentol-nya.

Sepuluh menit kemudian ia kembali. Dengan botol kecil di tangannya.

"Nih! Pakai minyak tawon, tuh! Dijamin ngga gatal lagi!"

Dan diambil Zazu dengan penuh sukacita sembari mengolesinya ke tangan bentol-bentol-nya.

"Makasih, Zuzi..." katanya dengan mata berkaca-kaca dan senyum lebar.
apa ini gaje jayus abal banget sumpah ==" ---> orang kurang kerjaan

next: needle/jarum.


should be like this!

*
**
***
****

avasig copyright zerochan
Quote
Like
Share

Ann-chAn
Honored Member
Ann-chAn
Honored Member
Joined: September 5th, 2010, 1:47 pm

December 7th, 2011, 6:23 am #167

Prompt: Needle/jarum
Fandom: ga ada judul
Chara: Fran/Ferc
"Hiiiihh! Nggak! Nggak mau!" jerit Fran kecil, yang saat itu masih berumur sembilan tahun.

Frechordo mendesah pelan sebelum memasang senyum palsu. "Ayolah Fran~ Tidak sakit kok. Sedikiiit saja. Ya?"

"Pokoknya nggak mau, Ferc!" Kali ini Fran tidak hanya berteriak keras, tapi juga mulai berlari menghindari kakaknya itu. Tapi bagi Frechordo yang sudah hampir dua puluh, mengejar Fran bukan hal yang sulit. Sebelum gadis kecil itu sempat berlari jauh, dengan cekatan Frechordo menangkap lengannya, lalu menggendongnya.

"Kyaaa! Ferc! Nggak mauuu!"

"Pokoknya kamu harus disuntik, Fran. Ini untuk kebaikanmu juga, lho?"

"Tapi aku kan takut jaruuuum!"

"Jarumnya nggak bakal gigit kamu kok, jadi selama kamu diam, nggak bakal sakit."
Eaaa =)) ga nyambung
Next: biliar/billiard
Someday, somewhere, anytime, in any place--
--in the night of all the angels
Take me to the nowhere land
nowhere - FictionJunction YUUKA
Horeee, saya sudah sesuai peraturan!
Quote
Like
Share

himura kyou
Honored Member
himura kyou
Honored Member
Joined: January 18th, 2009, 7:44 am

December 7th, 2011, 7:42 am #168

prompt: biliar/billiard
fandom: ??
chara: yang jelas bukan Pak Heru.
Semua harus dipersiapkan! Kesehatan, kebugaran, mental, strategi, pidato, semuanya! Dengan begitu aku pasti bisa memenangkan final turnamen billiard tingkat kelurahan yang diadakan besok hari Minggu! Tak akan kubiarkan Pak Heru dari RW sebelah merebut gelar juara bertahan dan piala bergilir yang kubanggakan selama sepuluh tahun berturut-turut! Mau 9 ball atau 9001 ball, kulayani! Dengan tongkat sakti bertuah yang selalu menemaniku ini, semua meja dan bola biliard tak ubahnya mainan anak kecil di hadapanku. Muahahah!
.
"Pak..."
"Muahahah!"
"Pak'e!!"
.
Tch. Kenapa sih di saat-saat keren begini anakku selalu mengganggu.
"Ada apa, Nang?"
"Keburu telat, Pak, mau Persami!"
"Trus kenapa? Kamu kemahnya kan di lapangan alun-alun sana, masa harus Bapak antar?"
"Bukan gitu, Pak. Aku ndak bisa ikut persami kalo bawaannya ndak lengkap!"
.
Anakku menunjuk tongkat pramuka miliknya yang sedang kupegang dan kubanggakan. Dengan bersungut-sungut ia langsung merebutnya dari tanganku, meninggalkan aku untuk kegiatan Perkemahan Sabtu Minggunya, meninggalkan aku tanpa tongkat sakti bertuah yang menjadi jimat kemenanganku dalam turnamen biliard.
next prompt: ambigu/ambiguous
Quote
Like
Share

b e l s
Honored Member
b e l s
Honored Member
Joined: November 6th, 2010, 3:42 pm

December 9th, 2011, 7:38 am #169

prompt: ambiguous/ambigu.
chara: odjan.
Pensil itu berulang kali diketukkan ke meja.

"Kau membuatku ambigu, Pak. Aku tak mengerti. Sungguh." Tangan kanan ditopangkannya pada dagu. "Bagaimana gerangan Bapak menyelesaikan ke-ambigu-an yang Bapak bangun?"

Pria yang rambutnya mulai menipis itu menghela napas.

"Ah, Odjan, Odjan. Benar-benar, kau. Ini kan cuma pakai rumus kecepatan linear! Periksa catatanmu!"
next: something/sesuatu.


should be like this!

*
**
***
****

avasig copyright zerochan
Quote
Like
Share

Ann-chAn
Honored Member
Ann-chAn
Honored Member
Joined: September 5th, 2010, 1:47 pm

December 11th, 2011, 1:19 am #170

Prompt: Sesuatu/something
Fandom: belum ada nama
Chara: Arina, Kristin, Helmi.
Arina menatap Kristin dengan mata setengah memicing, kebiasaannya jika sedang mencurigai seseorang. Sementara itu, yang ditatap hanya bersiul-siul ringan tak berdosa. Helmi yang hadir sebagai penonton bolak-balik melihat pada Arina, lalu pada Kristin, dan pada Arina lagi, Kristin lagi, begitu seterusnya. Hawa di antara mereka terasa mencekam.

"Apaan nih, Kris?" Akhirnya Arina angkat bicara. Dia menunjuk bingkisan kecil yang diletakkan Kristin di atas mejanya.

"Buka aja deh. Susah amat?"

"Kalo isinya bom, gimana?"

"Emangnya aku mau ngasih kamu bom?"

"Yaaa, kali aja kan? Udah deh, isinya apa?" tanya Arina bersikeras.

Kristin menghela napas. Sifat sohibnya satu itu memang menyebalkan. Tapi dia nggak mau membocorkan isinya, apa pun yang terjadi!

"...isinya..."

Arina mendengarkan dengan seksama.

"...sesuatu."

Cewek manis itu bengong. "Sesuatu?"

"Iya, sesuatu."

Arina dan Helmi sama-sama sweatdrop.
apaan nih ancur banget!
Next: Never/tidak pernah
Someday, somewhere, anytime, in any place--
--in the night of all the angels
Take me to the nowhere land
nowhere - FictionJunction YUUKA
Horeee, saya sudah sesuai peraturan!
Quote
Like
Share