Dani
Honored Member
Dani
Honored Member
Joined: November 3rd, 2008, 3:38 am

October 5th, 2009, 3:28 pm #11

Menurut saya tergantung enaknya cliffhanger. Semakin banyak cliff yang bikin penasaran, maka lebih banyaklah chapternya. XD

Tapi emang tergantung authornya.

Saya sih suka bikin multichapter, tapi lebih sering bikin oneshot yang non-kredit itu.

Trus soal sekuel itu, saya bikin trilogi yang kepisah chapternya jadi oneshot semua. Sempat nyesel karena dipisah, maunya digabung tapi yang 1 dan 2 udah terlanjur dipublish. >,< Jadi sekalian yang ke3 jadiin 1shot juga.
Quote
Like
Share

Cattleya Furlanetto
Honored Member
Joined: October 25th, 2008, 3:58 am

October 6th, 2009, 12:40 pm #12

Saya sih lebih suka nulis one-shot, soalnya hanya mengandung satu konflik jadi mudah ditulis. Ringkas, padat, dan langsung tamat. walaupun fic saya sering berakhir secara prematur

Kalau Multichap males.. sering kena WB sih. Walau kelebihannya adalah: rasanya puas begitu tamat. Dan review yang didapat lebih bersifat concrit.

Have a visit on: FANFICTION-DEVIANTART
Quote
Like
Share

VanXallsburG
Premium Member
VanXallsburG
Premium Member
Joined: September 27th, 2009, 3:19 am

October 12th, 2009, 3:11 am #13

*lirik-lirik jawaban yg laen*

haiyyaaa saia sih yg mana aja ok kok! Selama seru knapa gak dipanjangin..
lagipula..kalo oneshot, entah knapa agak kurang puas aja..
apalagi kadang kalo cretanya bagus..
lagi seru-serunya tau2 udahan..

Hu-Uh.. suka bete saiaa..

Kalo untuk bikin fic saia sendiri, lebih suka yg mulChap..
yaa.. gak ada jaminan bagus sih...
tapi selama saia puas it's OKE-lah..
mau di flame ato di ban sekalian *emang bisa yah?* gak masalah!!
yang penting, apa pun yg ada di pikiran saia bisa direalisasikan aja udah cukup kok!

Pokoknya selama hasrat terpenuhi, saia gak peduli yg laen!! <--- gila ya ni orang??
*dibakar*
...KILL is meaningless...



...but...sometimes it's feels GREAT...

nah..
don't mention it... just a
crazy words...

Here my FFn~
VanXallsburG
Quote
Like
Share

Heri the Weird
Honored Member
Heri the Weird
Honored Member
Joined: October 22nd, 2008, 12:04 pm

October 12th, 2009, 3:54 am #14

Menurut gw, mau oneshot ato multichap itu gpp....

asal konflik yang sama nggak diulang2....

Misalnya fict ttg NaruHina....

Jangan sampe ada multichap dengan main konflik Hinata ngira Naruto selingkuh diulang di 5 chapter yang berbeda yang nggak bersambung (misal chap 2-5-9-11-14)... Kesannya masalahnya nggak akan selesai2..... kayak sinetron2
Quote
Like
Share

Half-Moon-Smile
Honored Member
Half-Moon-Smile
Honored Member
Joined: April 19th, 2008, 9:31 am

October 12th, 2009, 4:21 am #15

uh, sebelumnya salam kenal dulu semua*berasa anak baru :$ "

karena katanya tak kenal maka tak sayang...seperti saya baru melihat nama2Anda di sini, saya yakin Anda2sekalian pun tidak mengenali saya.*ini akibat absen kelewat panjang alias kabur*

Bah, yang namanya perkenalan udah ada threadnya, kenapa saya OOT di sini?

oke2, masuk ke pembahasan. Saya suka kedua tipe, one shot dan multichap. Biasanya orang menulis one shot untuk fic2yang bersifat parodi atau kontemplasi. Misalnya menjabarkan secara lebih dalam gimana pemikiran suatu tokoh pada satu atau beberapa kejadian. Atau bisa juga berisi pemikiran author ttg beberapa kejadian yang dialami tokoh*sama dengan sebelumnya, cuma beda POV*. One-shot ini bisa juga berisi missing scene, yang sifatnya menyambungkan scene-scene canon. Tapi missing scene ini juga bisa dibuat multichap, tergantung berapa lama waktu yang hilang dalam versi canonnya.

Dan seperti yang lain bilang, sifat dari one-shot padat dan jelas. tidak banyak konflik yang diurai.

Sementara multichap lebih berlaku pada plot yang banyak konflik, atau author memang menginginkan penyampaian pesannya sedikit demi sedikit, berkembang, dan klimaksnya diharapkan lebih meledak daripada one-shot. Pesan yang disampaikan bisa heterogen, ga seperti one-shot yang cenderung mengandung 1 pesan sentral.

Saya rasa perbedaan paling jelas memang terletak pada langsung/ketidaklangsungan penyampaian pesan. one-shot langsung, sementara multichap sebaliknya. Lagian di multichap memberi kesempatan pada pembaca untuk berspekulasi. jadi mungkin bisa memberi plot bunny juga buat si pembaca.

Ehm, cuma untuk multichap memang selalu masalah di WB sih*pengalaman super pribadi*.

hrrr...sekian curhat saya. :$
"words aren't the only way to tell someone how yo feel, right?"
Quote
Like
Share

teacupz'
Intermediate Member
teacupz'
Intermediate Member
Joined: April 25th, 2009, 5:32 am

October 12th, 2009, 10:25 am #16

@J005: ya, saya juga suka baca multi-chap! hanya saja masalahnya, saya kurang punya kemampuan membuat multi-chap... karena nggak bisa bikin konflik yang panjang lebar, --' jadi, emang tergantung authornya, sih...

@dani: hooo... emang, terkadang saya ngerasa kalau lebih baik dijadiin multi-chap aja tapi kalau udah keluar sekuelnya dan mau disambungin ke yg lama, sayang ama review yang udah masuk. apalagi, saya berkecimpung di fandom minor yg dapet ripiu sepuluh aja susah, T_T

@heri: yo, anda benar sekali... karena itu, penulis (terutama utk cerita panjang, sepertinya) harus bisa menjadikan ceritanya nggak klise dan itu sulit sekaliiii~ D:

ya, jadinya, kayak saya yang nggak berani ambil resiko -sebenarnya males kalau ada utang, sih- lebih suka oneshot

@chokkeka: tepat sekali! lagian emang nggak ada batasan seseorang cuma bisa suka oneshot/mulchap doang, kan?
jadi, setuju banget dengan pendapat anda... signature anda yosuke ngebunuh souji? -OOT sangat-

@cattleya queen: ya, memang... saya juga prefer oneshot karena kurang mampu menggambarkan konflik hebat, --'
dan, terkadang, saya jadi ngerasa kalau saat membuat multichap itu, byk yg cuma komen "UPDATE!"

em, jadi ngerasa penasaran apa dia udah bosen ama cerita atau cuma males ngeripiu panjang2 doang, --'

@half-moon-smile: salam kenal juga... -sksd sangat- hm, ya, memang untuk penyampaian pesan, anda sangat benar sampai-sampai penjelasan yang begitu hebat itu bikin otak saya yang kadar rendah musti baca dua, tiga kali baru ngerti, T_T

sayangnya, tak banyak kategori dari manga/buku/dll yang missing scenenya memuat waktu yang cukup lama (kecuali untuk penceritaan ulang dari sudut pandang tokoh lain yg saya sendiri nggak tahu masuk missing scene apa nggak, akakak...)

jadi, untuk multi-chap saya mah lebih bebas nulis yang AU
"even though you're not here, I'll be waiting for the day when our souls become one..."
Quote
Like
Share

Haruki_Irish!
Honored Member
Haruki_Irish!
Honored Member
Joined: June 4th, 2009, 5:10 am

October 31st, 2009, 4:32 am #17

@^: iya yah ^_^. Kalau dari canon jadi susah :P. Perasaan emang banyakan multichap dari AU daripada canon..
"I just need to be able to connect to people like you can...
then I can make everyone happy."*


(icons | mine)
Quote
Like
Share

Aquamarine
Honored Member
Aquamarine
Honored Member
Joined: June 23rd, 2009, 4:58 am

October 31st, 2009, 4:53 am #18

Tergantung apa yang digantung.
Teacupz alur cerita fic-nya panjang atau nggak, banyak detail deskrip, pengenalan karakter atau nggak. Itu semua mempengaruhi panjangnya chapter plus banyaknya chapter.

Panjangnya dalam satu chapter tergantung strategi penulis, apakah dengan sepanjang demikian lebih mudah diserap pembaca, apakah sudah memenuhi batas adegan yang diinginkan penulis, apakah cukup menarik untuk digantung di sana? Apakah bobot chapter tersebut sudah cukup untuk membuat isi chapter tersebut berakhir? Relatif : )
Could find me on FFnet
Wordpress

Ev'rything comes and goes.
Beneath everything, Ai.

Quote
Like
Share

shireishou
Honored Member
shireishou
Honored Member
Joined: January 7th, 2009, 9:58 am

November 23rd, 2009, 5:40 am #19

Shirei pribadi lebih suka oneshot fiction
Bukan apa-apa, Shirei kurang suka baca tulisan kecil2 dan banyak. Dan entah mengapa sampai detik ini, Shirei belum menemukan fanfic multichapter yang bs buat Shirei penasaran ngikutinnya. Maybe karena fandom sukaan Shirei juga jarang ada multichapter

Tapi kalau mau mengarang multichapter mah bagus-bagus aja. Secara sebenarnya multichapter sangat cucok kalau konfliknya dalam dan memang butuh penjabaran luas.

Rekor saya hanya 4 chapter fanfic B'T X. itu sebenernya dalam sekali buat. Tapi karena panjang dibagi atas 4 bab ^^; Habis itu kapok. lol
FanFiction.NET ku|| DeviantArt ku || Certified Authors Thread
ONE STEP.... Komikku yang diterbitkan Elex 2011 - Slice of LIfe
Quote
Like
Share

Hyuuzu
Honored Member
Hyuuzu
Honored Member
Joined: May 9th, 2009, 7:14 am

November 23rd, 2009, 10:27 pm #20

Hm..... Kalau menurut saya sih enakan one-shot. Kenapa? Soalnya enak, gampang (eh yang ini tergantung orangnya yah) dan potensi 'ngadat di tengah jalan'nya nggak ada. Walaupun mungkin alurnya jadi terlalu cepat.... seperti saya contohnya

Tapi, di satu sisi lebih enak bikin multi-chap karena bisa sepanjang mungkin yang kita mau. Bagi yang punya banyak ide bisa ditumpuk-tumpuk supaya jadi lebih baik. Terus kita juga bisa 'menyimpang' terserah kita. Cuma ya itu, resiko 'ngadat di tengah jalan'nya gede bagi yang malas ngetik atau nggak ada ide seperti saya apalagi kalau sampai kelupaan plot seperti saya, duh..... bisa tambah berabe.

Tapi, membuat fanfic multi-chap atau one-shot yang mana yang paling enak, itu kembali ke diri sendiri masing-masing sih.

Because his smile is too precious. :"D

Fanfiction | Facebook | MyAnimeList | Twitter | Wordpress | Tumblr | MyDramaList
All pictures are not mine.
Quote
Like
Share