Ann-chAn
Honored Member
Ann-chAn
Honored Member
Joined: September 5th, 2010, 1:47 pm

December 30th, 2010, 2:04 pm #131

ortu saya tidak tahu saya menulis fanfic. Tahunya cuma saya gemar mengetik, membuat cerita. Dan mereka membiarkan. Mungkin itu cara mereka menyetujui kali ya.
Someday, somewhere, anytime, in any place--
--in the night of all the angels
Take me to the nowhere land
nowhere - FictionJunction YUUKA
Horeee, saya sudah sesuai peraturan!
Quote
Like
Share

Deleted User
Deleted User

January 8th, 2011, 11:52 am #132

wuah...ternyata banyak yang curhat di sini T_T

orang eto g tau eto menulis fanfic. mungkin ade eto tau tapi yang bersangkutan tutup mulut.

eto membayangkan jika eto memberitahu orangtua eto tentang fanfic yang eto tulis

eto: mama,papa baca fanfic yang eto buat dounk [memberikan fanfic dengan senyum]
bonyok [mama,papa] : sini [baca fanfic dengan serius]
bonyok : kenapa tokohnya co semua y? terus kenapa sasuke suka dengan naruto bukan sakura?
eto : jadi begini mama, papa di anime/manga itu ada cerita dengan genre yaoi dst dsb....
bonyok : serangan jantung

itu alasan eto tidak memberitahu ke nyokap dan bokap mengenai fanfic yang eto tulis. eto sayang mereka berdua.

mungkin kalo eto nanti jadi orang tua, eto akan menjadi orang tua yang mendukung kegiatan anaknya.
Quote
Share

fariacchi
Honored Member
fariacchi
Honored Member
Joined: March 22nd, 2009, 12:03 pm

January 8th, 2011, 12:19 pm #133

Astaga sejak kapan ini infantrum begitu rame kau saja yang nggak pernah nongol /ditendang

Kalau saya, kebetulan keluarga saya orang seni semua. Ayah saya penulis lepas, Ibu saya punya basic teater. Yang ada saya nulis suka minta pendapat mereka. Itu dulu, sih. Kayaknya mereka cukup senang-senang saja saya tertarik ke tulis-menulis. Secara saya malas bikin cerpen remaja ababil jadi saya menyalurkan ke fanfiksi.

Bahkan ortu saya tahu kalau saya menulis cerita yaoi /buset dah/
Tentunya paling parah yang saya tunjukin di sotry cuma adegan ciuman /CUMA!/
Eh tapi, kalau yang adegan rate M dan tingkat ke-fujoshi-an saya yang sudah akut sih mereka nggak tahu. Kasihan kalau tahu nanti pada jantungan. Jangan-jangan nanti saya disuruh ke psikiater =__= /orz.
Kalau cuma saya yang suka yaoi, mereka tahu. Tapi sejauh apa si 'yaoi' itu, saya merasa tidak perlu memberitahu demi kebaikan bersama *?* Well, saya punya ketertarikan pribadi sama psikologis, begitu juga kedua orang tua saya. Buat saya orientasi seksual itu hal psikologis. Kami suka berdebat sih soal ini.

Tapi mereka nggak pernah melarang saya. Bahkan saya mengurus IFA dan blablabla di tengah UAS saja mereka tahu =___=. Saya saja telponan sama partner saya tercinta, Ninja-edit, sampai pagi nggak dikomentari. Entahlah.

Beberapa kali dinasehati, sih. Tapi saya juga bukan anak yang bandel dan mengkhawatirkan. Karena kuliah dan organisasi saya lancar-lancar saja, kayaknya mereka nggak punya alasan untuk membuat saya berhenti nulis fanfiksi /plak. Dari dulu begitu, sih. Dari zaman sekolah juga, prestasi saya di sekolah dan organisasi nggak terganggu sama sekali.

Kesimpulannya, mereka sampai pada titik memahami bahwa anak sematawayangnya ini sudah menganggap bahwa fanfiksi adalah refreshingnya. Titik jenuh di real-life akan dilarikan ke sana, dan saya juga tidak meninggalkan apapun. Menulis fanfiksi ya menulis, fangirling ya fangirling, nonton anime ya nonton anime; kuliah lancar, organisasi jalan.

Mungkin saya boleh bersyukur dihadiahi kemampuan manajerial yang baik :D

fariacchi's last project:


Time to say goodbye:
"When you think you are someone, you are no one."
Quote
Like
Share

MooMoo
Intermediate Member
MooMoo
Intermediate Member
Joined: May 19th, 2008, 2:03 pm

January 10th, 2011, 8:09 am #134

Lebih sering ditanya kakak sih, 'Daripada bikin fanfic kenapa nggak bikin cerpen? Kan lumayan kalau dimuat dapet duit'

Tapi kalo bikin cerpen nggak bisa bikin cerita yang aneh-aneh dong.
Quote
Like
Share

suzu
Honored Member
suzu
Honored Member
Joined: September 20th, 2009, 7:59 am

January 10th, 2011, 1:43 pm #135

hoho, asik ya yang ortunya ngerestuin. saya mah fifty-fifty wakakak. /perasaanloudahpernahbilang

@fariacchi-san: wow, anda beruntung. seenggaknya mereka tau kalo anda fujoshi, ortu mah boro-boro tau, fujoshi itu apa aja kagak ngerti. /plak

yang tau saya nulis fic itu mah temen-temen saya. saya baru mau jejelin doujin yaoi ke temen cowok saya wakakak biarin toh dia yang minta /PLAK mereka tau kok saya fujoshi, dan enjoy-enjoy aja. saya malah kerjasama nyebarin virus yaoi bareng siswa kelas sebelah :P /sesat

ortu ga pernah ngomentarin apaapa kalo saya bikin fic. palingan dibilangin "kok baca terus sih, mendingan pijit kaki ibu" lol huakaka. gapernah lebih dari itu sih, tapi pokoknya sampe kapanpun saya akan tetep malu setengah teler kalo kakak saya baca fic abal nan nista buatan saya >_>"
"Aku sudah lelah dengan semua ini."
- Furihata Kouki, 16 tahun, mengenai keposesifan Akashi

/udah
Quote
Like
Share

Aoi Mizuuhara
Intermediate Member
Aoi Mizuuhara
Intermediate Member
Joined: December 30th, 2010, 9:07 am

January 10th, 2011, 4:48 pm #136

@fariacchi-san: hah~ enaknya anda.. disetujuin gitu sama ortu.. ortunya mau ngerti.. *sigh

boro-boro ortu saya ngijinin, ngeliat saya ngetik di hape aja, (saya ngetik di quickoffice hape. supaya bisa ngetik sambil tiduran) saya udah diomelin. Katanya saya malah main hape mulu, gk belajar. Padahal kan, kalo soal belajar saya belajar jam 2 pagi. =="

Saya pernah cerita ke ortu, kalo saya bikin sejenis cerita gitu (baca: fanfic). Mereka bilang malah kayak gini dengan wajah sinis, "Ngapain sih kamu bikin kayak gitu?"

Itu kayaknya gak direstuin deh. Hahaha. Makanya sekarang saya kalo ngetik fic diem" sambil kuncian kamar aja. Atau gak, disekolah pas istirahat.

*maaf jadinya kayak curcol :sorry:
Always With Cake, Candy, and Chocolate!!!


[url=http:/www.facebook.com/Aoi.KuchikiMizuu]FaceBook[/url] | FFn | Twitter
wrote:
When i open my eyes, the world turn dark. Without vision, without sound, and without sensation. And when i aware what was happen, my world has ended with red stigma of blood.
Quote
Like
Share

knocturne
Intermediate Member
knocturne
Intermediate Member
Joined: December 27th, 2010, 6:43 am

January 12th, 2011, 4:56 am #137

Well, sebenarnya saya gak pernah bilang tentang apa yang saya tulis - ngadep leptop berjam-jam juga gak ngomong
tapi mereka juga tak pernah bertanya :D seperti silent agreement - saya anggap seperti itu
kalau izin - sepertinya ada meski secara implisit, contohnya bapak saya (yang memang orang bahasa Indonesia) pernah ngomong yang secara implisit, mendorong buat jadi penulis
Lagipula nama ori saya mengandung dua nama penyair kenamaan Indonesia - yeah, itu juga karena bapak
karenanya saya masih pengen terus nulis :D
tapi kalau misalnya apa yang saya tulis, paling-paling saya sodori orific. entah itu ortu ataupun temen masih malu kalau pamerin fanfic di dunia nyata
Quote
Like
Share

Aszche
Premium Member
Aszche
Premium Member
Joined: January 8th, 2011, 5:00 am

January 15th, 2011, 5:50 am #138

Well, kalau dilihat dari judul diatas. Orangtua setuju, satu keluarga tentu saja setuju.

Tentu saja karena saya lebih condong ke orific dibandingkan fanfic sih, jelas ayah saya senang sekali karena anaknya jadi rajin menulis. Malah kata kakak saya cerita saya bagus. Padahal yang waktu itu ia baca adalah salah satu cerita orific abal dengan alur terkesan 'maksa'. Ayah saya memang belum pernah membaca satupun cerita yang saya punya, tapi bokap justru setuju karena anaknya jadi rajin ngetik+nulis :P dikira belajar sih *plak*.
Tapi saya tidak akan memberikan beberapa ffic M-rated. Mau orific kek, crossover, atau fanfiction biasa dalam bahasa aslingpun? OGAH. Bisa2 saya digaplokin satu keluarga =)) =))

Yeah, lagipula dengan menulis ffic ini juga saya belajar diksi dan deskripsi kalimat secara otodidak. Ini sama saja membantu saya dalam proses belajar(?).

Gomen kalau jadi curcol =))


Avasig by: Aszche

Hey guys, i'm back!
FP (bikin baru) || Cyber Acc and IRL Acc || FB || YT
Quote
Like
Share

Matsura Akimoto
Honored Member
Matsura Akimoto
Honored Member
Joined: November 28th, 2010, 9:00 am

January 15th, 2011, 10:00 am #139

Ngg... Yah. Ortu saya sih tau kalau saya sering ngetik di laptop saya, tapi mereka tidak tau saya ngetik apaan. :D bahkan saya dibolehin, dengan syarat nyodorin salah satu tulisan saya, dan waktu itu yang saya berikan adalah orific yang-sinetron-banget. Sejak saat itu, mereka gak peduli lagi saya mau ngetik apaan, sekalipun itu gore/lemon rate M. Mungkin itu karena mereka ingin saya jadi novelis alias cita-cita saya. Che.

Saya bikin fanfic/orific karena kesepian di rumah + sekolah. Tapi, untunglah di dunia sekitar saya memaklumi bahwa saya seorang author. Karena banyak orang bilang kalau saya ini agak anti-sosial. 8D;
"If you really love that person, learn to wait. Maybe you are not meant to be together for today but meant to be in the future." (? pain-of-unrequitedlove @tumblr)

facebook ; twitter ; fanfiction ; tumblr ; livejournal
credit avatar:zerochan
Quote
Like
Share

Sunny-chan
Honored Member
Sunny-chan
Honored Member
Joined: June 8th, 2011, 12:46 am

June 22nd, 2011, 2:17 am #140

Ya, ortu mana tau saya nulis XD mereka taunya saya nge-internetan gaje di laptop :D


Facebook | Twitter (TBA)
Quote
Like
Share